SUMBAWA, (Ulurtangan.com) – Alhamdulillah, amanah wakaf Al-Qur’an kembali ditunaikan. Relawan Ulurtangan bersama Tim Dokter PDUI Kota Bekasi menyalurkan 100 mushaf Al-Qur’an kepada Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an di Sumbawa. Sebelumnya, tim Safari Wakaf Al-Qur’an juga telah melaksanakan penyaluran serupa di Bali sebagai bagian dari rangkaian perjalanan dakwah ke wilayah Indonesia Timur.
Perjalanan dari Bali menuju Sumbawa menjadi kisah tersendiri bagi para relawan. Mereka menempuh perjalanan darat yang panjang, menikmati bentang alam Nusantara, lalu menyeberangi Selat Alas dengan kapal. Hamparan laut dan langit yang luas seakan menjadi pengingat bahwa dakwah dan kebaikan harus terus melintas batas, menjangkau saudara-saudara muslim hingga ke pelosok negeri.
Meski perjalanan melelahkan, semangat berbagi tidak pernah surut. Niat menghadirkan cahaya Al-Qur’an bagi para penuntut ilmu menjadi bahan bakar utama dalam setiap langkah.
Sesampainya di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, para relawan disambut dengan wajah-wajah penuh harap dari para santri. Dengan jumlah sekitar 200 santri, pesantren ini berfokus pada pendidikan tahfiz dan tafsir Al-Qur’an, serta pembelajaran ilmu-ilmu syar’i seperti fiqih, hadits, dan akhlak. Di bawah bimbingan Ustadz Khoiruman dan para ustadz/ustadzah, para santri dibina untuk menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Namun di balik semangat tersebut, terdapat keterbatasan sarana belajar. Sebelum adanya wakaf ini, para santri harus bergantian menggunakan mushaf Al-Qur’an yang jumlahnya terbatas. Proses menghafal dan murojaah pun menjadi kurang optimal karena harus menunggu giliran.
Meski demikian, para santri tetap sabar dan tekun. Mereka memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar bersama, saling menyimak hafalan, dan menjaga konsistensi dalam menghafal Kalamullah.
Kedatangan 100 mushaf Al-Qur’an membawa kebahagiaan yang tak tergambarkan. Kini para santri dapat belajar dengan lebih nyaman, fokus, dan maksimal dalam menghafal serta memahami ayat-ayat suci. Wakaf ini bukan sekadar pemberian mushaf, tetapi investasi akhirat yang akan terus mengalirkan pahala selama ayat-ayat tersebut dibaca dan diamalkan.
Pimpinan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, Ustadz Khoiruman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para donatur.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas wakaf Al-Qur’an ini. Ini adalah jawaban atas doa dan harapan kami selama ini. Semoga Allah membalas kebaikan para muwakif dengan keberkahan, kesehatan, dan pahala yang terus mengalir hingga hari akhir,” ungkapnya penuh haru.
Rasulullah SAW bersabda bahwa di antara amalan yang pahalanya terus mengalir adalah seseorang yang mewariskan mushaf Al-Qur’an. Setiap huruf yang dibaca akan menjadi cahaya, setiap ayat yang dihafal menjadi saksi kebaikan bagi pewakifnya.
Semoga wakaf Al-Qur’an ini menjadi wasilah lahirnya generasi penghafal Qur’an dari Sumbawa yang kelak menerangi umat dengan ilmu dan akhlaknya.
Jazakumullahu khairan kepada seluruh kaum muslimin yang telah berpartisipasi dalam program ini. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima amal ibadah kita, melapangkan rezeki para donatur, dan menjadikan kita bagian dari orang-orang yang istiqamah dalam menebar kebaikan.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Ulurtangan.com hadir sebagai wujud kepedulian untuk berbagi cahaya di tengah saudara-saudara kita yang sedang diuji. Dengan niat lillahi ta’ala, kami berusaha meringankan beban mereka yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai keimanan melalui berbagai program dakwah, pendidikan, kesehatan, sosial, dan kemanusiaan.
Yayasan Indonesia Uluran Tangan
SK Kemenkumham:
AHU-0020830.AH.01.04
Tahun 2022
Jl. Surya Lestari III, Blok V No.6, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17146.
88.99.77.1231
167.000.529.4060
a/n. Yayasan Indonesia Uluran Tangan
Copyright 2026 © Ulurtangan.com