SURAKARTA, (Ulurtangan.com) – Pendaftaran sekolah telah dibuka, Muhammad Aslan Al Mufid, seorang anak yatim yang ditinggal wafat ayahnya sejak usia 10 bulan, resmi mendaftarkan diri di Sekolah Tahfizh Tingkat Dasar Daarusy Syuhada’ Surakarta. Relawan Ulurtangan menunaikan pembayaran uang pangkal sekolah Aslan sebesar Rp2.000.000 agar ia dapat diterima dan memulai pendidikan di sekolah tersebut, Selasa (3/9/2024).
Dari total kebutuhan biaya pendidikan sebesar Rp6.000.000, Aslan masih membutuhkan Rp4.000.000 untuk keperluan seragam serta pembayaran SPP selama satu tahun. Untuk itu, Pengurus Yayasan Uluran Tangan Indonesia membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi sebagai Wali Asuh bagi anak-anak yatim binaannya.
Menjadi wali asuh anak yatim merupakan ladang kebaikan dan peluang emas meraih pahala. Rasulullah Muhammad ﷺ menjanjikan kedudukan yang dekat di surga bagi orang-orang yang memuliakan dan menyantuni anak yatim, sebagaimana sabdanya bahwa ia akan bersama mereka di surga sedekat dua jari.
Kepedulian yang diulurkan hari ini bukan hanya membantu masa depan anak yatim, tetapi juga menjadi jalan menuju keberkahan dan kebersamaan dengan Nabi ﷺ di surga kelak.
Copyright 2026 © Ulurtangan.com