Ulur Tangan Serahkan Bantuan Untuk Naura, Balita Sakit Tumor Pembuluh Darah

BANDUNG (ulurtangan.com)- Dilahirkan dalam keluarga kurang mampu, Naura harus berjuang melawan tumor pembuluh darah yang tumbuh di matanya. Baru berusia 10 bulan, ia telah menanggung derita yang tidak seharusnya dialami oleh seorang bayi sekecil itu. Tanda-tanda penyakitnya telah muncul sejak usia 20 hari dilahirkan. Wajahnya tampak berbeda, terutama pada bagian matanya yang kanan. Perjuangan Naura dimulai dengan berobat di rumah sakit terdekat di kampungnya Desa Kertasari, Cipatujah, Tasikmalaya, namun sayangnya sakitnya tidak kunjung sembuh bahkan benjolan di matanya semakin membengkak. Sebelumnya Yayasan Indonesia Uluran Tangan membantu Biaya kebutuhan Keluarga Ananda Naura selama menjalani pengobatan di rumah singgah tempat ia tinggal sementara selama berobat di Rumah sakit Sakit Hasan Sadikin Bandung. Perjalanan yang cukup jauh yaoitu dari Tasikmalaya ke Bandung sehingga Naura dan ibunya harus menetap di tempat di rumah singgah, untuk memenuhi kebutuhan selama di rumah singgah Yayasan Indonesia uluran Tangan memberikan bantuan total Rp. 6.120.881,00. pada Sabtu (30/09/2023). Rasa syukur di sampaikan oleh sang Ibu, atas bantuan selama pengobatan Naura Salsabilah Azahrah dari awal sampai saat ini, menurutnya bantuan yang di berikan oleh Yayasan Indonesia Uluran Tangan sangat membantu dan meringankan bagi keluarga. “Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih banyak kepada para donatur Yayasan Indonesia Uluran Tangan atas apa yang di berikan kepada anak saya, sangat membantu sekali, dan Alhamdulillah kini kondisi anak saya mengalami perubahan, benjolan di matanya sudah mulai mengecil setelah rutin melakukan pemeriksan dan pemberian obat-obatan dari dokter, Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak, semoga Allah berkahi kebaikan kebaikan para donatur yang sudah membantu saya,” ungkapnya. Alhamdulillah kini kondisi Ananda naura berangsur mengalami perubahan, setelah rutin periksa ke RS. Hasan Sadikin Bandung dan diberikan obat, perlahan benjolan di matanya kian mengecil berkan obat yang di berikan dokter, namun ananda Naura tetap rutin melakukan pemeriksaan ke rumah sakit guna memantau perkembangan penyakitnya, dan masih memerlukan biaya transpot pulang pergi dari Tasikmalaya ke Bandung dan juga kebutuhan selama di rumah singgah. Yayasan Indonesia Uluran Tangan juga memberikan 4 karung beras kepada pengurus rumah singgah tempat Naura tinggal sementara, pemberian beras ini, agar bisa digunakan untuk kebutuhan makan para pasien yang tinggal sementara di rumah singgah tersebut, karena sebagian pasien adalah dari keluarga yang kurang mampu, oleh karena itu pemberina beras ini bisa sedikit meringankan beban kebutuhan makan pasien dan keluarga yang menemani selama di rumah singgah. Menurut Pak Haji Abdullah, sebagai pengurus rumah singgah berterima kasih dengan Yayasan Indonesia Uluran Tangan, ia mengatakan bahwa rumah singgah tersebut diperuntukan untuk warga kabupaten Tasikmalaya dengan jarak yang jauh tentu sangat memberatkan bagi pasien dan keluarga pasien, sehingga dengan adanya rumah singgah ini tentu sangat membantu apalagi rumah singgah ini gratis tidak dipungut biaya sama sekali. “Alhamdulillah kami menerima bantuan dari Yayasan Indonesia Uluran Tangan berupa beras dan beras ini akan kita gunakan untuk kebutuhan makan pasien yang singgah di sini, kebetulan kita juga sedang kehabisan beras, dengan bantuan yang diberikan ini tentu sangat meringankan kami sebagai pengurus rumah singgah,” ungkapnya. Kami berharap dan berdoa Semoga Ananda Naura lekas sembuh dan kembali ceria seperti anak-anak normal lainnya dan tumbuh menjadi anak yang sholehah, berguna bagi bangsa, negara, agama dan berbakti kepada orang tuanya. Kami ucapkan jazakumullahu khoiron kepada para donatur Yayasan Indonesia Uluran Tangan yang telah memberikan dan meringankan biaya pengobatan ananda Naura di rumah sakit, semoga apa yang telah diberikan dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik dan menjadi pemberat amal sholeh di yaumil akhir.

Nenek Aisyah Terkulai Lemah di ICU, Ulur Tangan Berikan Bantuan Pengobatan

BANDUNG (ulurtangan.com)- Dilahirkan dalam keluarga kurang mampu, Naura harus berjuang melawan tumor pembuluh darah yang tumbuh di matanya. Baru berusia 10 bulan, ia telah menanggung derita yang tidak seharusnya dialami oleh seorang bayi sekecil itu. Tanda-tanda penyakitnya telah muncul sejak usia 20 hari dilahirkan. Wajahnya tampak berbeda, terutama pada bagian matanya yang kanan. Perjuangan Naura dimulai dengan berobat di rumah sakit terdekat di kampungnya Desa Kertasari, Cipatujah, Tasikmalaya, namun sayangnya sakitnya tidak kunjung sembuh bahkan benjolan di matanya semakin membengkak. Sebelumnya Yayasan Indonesia Uluran Tangan membantu Biaya …[13.28, 18/10/2023] Ulur Tangan: Nenek Aisyah Terkulai Lemah di ICU, Ulur Tangan Berikan Bantuan Pengobatan SUMEDANG (ulurtangan.com)– Nenek Aisyah (80) terkulai lemas tidak sadarkan diri di ruang ICU dengan selang oksigen yang menempel di mulutnya. Ia menderita penyakit komplikasi, jantung, struk dan paru, nenek Aisyah tidak sadarkan diri hampir satu minggu di rumah sakit. Nenek Aisyah hanya ditemani sang cucu yang setia menjaganya di Rumah Sakit Umum Sumedang, nenek Aisyah telah kehilangan 4 anaknya yang lebih dahulu wafat, selama ini nenek Aisyah merawat cucu yang juga memiliki anak yatim, dengan keadan pas-pasan. Sebelumnya tim relawan ulur tangan menerima kabar nenek Aisyah dirawat dan membutuhkan bantuan pada Sabtu (30/09/2023). Tim relawan ulur tangan langsung bergerak menuju Sumedang untuk melihat kondisi nenek Aisyah yang dirawat di rumah sakit. Tiba di rumah sakit, tim relawan Ulur Tangan dibolehkan melihat kondisi nenek Aisyah yang dirawat di ruang ICU. Terlihat nenek Aisyah kondisinya tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat penenang yang diberikan pihak rumah sakit untuk menstabilkan fisiknya. Sang Cucu Ibu Nuwulan yang menjaga nenek Aisyah menceritakan kejadian sebelum masuk RS, nenek Aisyah seminggu yang lalu tiba-tiba jatuh dan pingsan, dibantu saudara dan tetangga nenek Aisyah langsung dilarikan ke rumah sakit. Dan langsung masuk ruang ICU. Ibu Nuwulan yang sehari hari hanya bekerja sebagai petani dan mempunya 4 anak yatim, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya operasional selama di Rumah Sakit untuk menemani nenek Aisyah. Untuk itu, Relawan Ulur Tangan menyerahkan bantuan untuk Ibu Nuwulan sebesar Rp.500.000 untuk meringankan biaya kebutuhan selama menjaga nenek Aisyah di rumah sakit. Selain itu, Tim relawan Ulur Tangan juga mengunjungi kediaman nenek Aisyah untuk melihat kondisi rumahnya.

4 Tahun Terbaring Lumpuh, Aktifis Islam Magelang Terima Bantuan Ulurtangan

MAGELANG (ulurtangan.com)- Pentha Arie Nugroho, seorang aktifis Islam yang menanggung istri dan 2 orang anak sudah 4 tahun terakhir ini menderita lumpuh permanen bagian pusar ke bawah hingga ujung kaki. Relawan Ulurtangan memberikan bantuan sebesar 9 juta rupiah dari para donatur di rumah kontrakannya samping Perumahan Armada Estate Magelang, Kamis (12/10/2023). Kedatangan Relawan Ulurtangan untuk kedua kalinya ini telah berhasil mengajak para donatur peduli dengan kondisi saudara Islam terlebih ia seorang aktifis yang turut memberikan kemudahan bagi umat yang lainnya. Beberapa donatur menyambangi Pentha Arie dan memberikan bantuan uang pengobatan juga untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dari Ponpes An Nur, Baki-Sukoharjo telah menyerahkan uang tunai 2 juta rupiah. Dari Yayasan Daarusy Syuhada’ Berbagi memberikan donasi 2,8 juta rupiah. Bahkan dari perorangan asal Yogyakarta selain memberikan uang 1,5 juta, ia juga memberikan modal usaha. “Kepada para donatur Ulurtangan kami sekeluarga mengucapkan terima kasih, kami hanya bisa mendoakan semoga diberi kesehatan, dimudahkan rezekinya, dilancarkan urusanya dan dilapangkan hajatnya. Semoga Allah menggantikannya dengan yang berlipat-lipat, amin,” ucap Rahayu, istri Pentha Arie yang menerima langsung donasi dari Ulurtangan. Kondisi Pentha Ari memang sungguh miris, selain lumpuh tak mampu berdiri lagi, ia tidak bisa memakai pakaian secara normal sebab selang kateter urine harus terus terpasang. Saat BAB, ia harus dibantu oleh istrinya bahkan bisa sepekan sekali baru bisa BAB. Namun demikian, kedua Anak perempuannya adalah anak yang pandai dan rajin belajar agama. Putri Sulungnya di pesantren sudah bisa membantu mengajar, sedang putri bungsunya baru kelas 4 SD sudah ingin belajar ke pesantren. Kami Relawan Ulurtangan turut mengucapkan jazakumullah khoiron katsiro, semoga para donatur yang telah membantu Pentha Arie Nugroho mendapatkan kebaikan kelak diakherat atas wasilahnya meringankan beban dhuafa yang diuji sakit lumpuh permanen. “Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.” (HR Muslim).

Usai Amputasi, Ulurtangan Serahkan Donasi Untuk Feri Irawan Sakit Tumor Kaki

BANYUMAS (Ulurtangan.com)- Tumbuh semangat sembuh, Feri Irawan (15) pemuda yang sakit Tumor Kaki Kanan mengaku ikhlas setelah diamputasi. Relawan Ulurtangan menyerahkan donasi kepada keluarganya untuk biaya berobat, kontrol dan operasional pulang pergi Banyumas – Solo, Rabu (11/10/2023). Kebutuhan biaya operasional armada lumayan besar untuk menjangkau dari Pasiraman Lor, Pekuncen, Banyumas hingga menuju ke Rumah Sakit (RS) dr. Moewardi Solo. Jarak tempuh menggunakan mobil ambulan dibutuhkan waktu 8 jam dengan membawa pasien Feri. Relawan menyerahkan donasi dari para donatur dan orang-orang baik yang telah peduli kepada Feri sebesar Rp 3.000.000,- yang diterima langsung oleh Ibu Darkem selaku ibu kandungnya. Disaksikan juga Ayah Feri dan keluarganya di kamar pembaringan anak terakhir dari 4 bersaudara ini. Sebelumnya, Relawan Ulurtangan sudah menyiapkan armada sejak diminta sang Bunda Feri pada Rabu pagi. Namun sambil menunggu obat-obatan dari RS Moewardi akhir nya baru bisa keluar dari Bangsal lantai 9 gedung Flamboyan itu pukul 10.00 wib. Perjalanan lumayan panas terik, melalui kota Yogyakarta, Kulon Progo, Kebumen, alhamdulillah sampai di Kampung Feri hampir masuk waktu magrib. Kemudian Relawan mengantar sampai ke kamar dan menyerahkan donasi yang telah digalang. Semoga Feri Irawan lekas membaik, karena masih ada tahapan terapi kemo untuk memastikan sel tumor tidak menyebar dan berkembang lagi. Tak luput Keluarga Feri mengucapkan Terima kasih kepada para donatur Ulurtangan atas upaya selama ini membantu meringankan beban biaya pengobatannya. “Saya ucapkan banyak Terima kasih atas donatur Ulurtangan yang telah membantu saya dan anak saya Feri selama berobat. Saya minta maaf kalaulah merepotkan danmohon doanya agar anak saya cepat sembuh. Semoga bapak-bapak (donatur) dibalas kebaikannya oleh Allah. Hanya itu yang bisa saya ucapkan, terimakasih banyak pak,” ujar Ibu Darkem. Kami Relawan Ulurtangan turut mengucapkan jazakumullah khoiron katsiro, semoga para donatur yang telah membantu Feri Irawan mendapatkan kebaikan kelak diakherat atas wasilahnya meringankan beban dhuafa yang diuji sakit tumor ganas di kaki dan sudah diamputasi. “Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.”(HR Muslim).

Ulurtangan Salurkan Bantuan Biaya Operasi Ilham Serebral Palsy 7,7 Juta

KARANGANYAR (Ulurtangan.com) – Melihat keceriaan Ilham Nurohman, usai sembuh dari operasi kaki karena sakit Serebral Palsy merupakan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Triyono. Relawan Ulurtangan.com menyerahkan bantuan biaya operasi sebesar Rp 7.700.000,- kepada keluarga petani di lereng gunung Lawu itu tepatnya di Desa Sanggrahan, Anggrasmanis, Jenawi, Karanganyar tersebut, Ahad (30/7/2023). Bekas luka sayatan di kaki kiri Ilham masih nampak, namun sudah tak menyisakan rasa sakit. Telapak kaki juga sudah bisa mulai menapak meski sedikit mengalami panjang sebelah sekitar 1-2 cm. Untuk beraktifitas, kini Ilham lebih percaya diri dibanding sebelumnya sering menjadi ejekan teman-temannya. Pak Triyono merasa senang dengan perkembangan anaknya saat ini. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada para donatur ulurtangan atas bantuan operasinya. “Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada ulurtangan atas bantuan operasinya kepada anak saya Ilham. Dan sekarang sudah sembuh, semoga menjadi kebaikan kelak diakherat, amin,” ucap Triyono. Kami Relawan ulurtangan turut berbahagia dengan kesembuhan Ilham yang sudah bisa berangkat sekolah dan TPA lagi tanpa ada rasa takut dibully temannya. Kepada para donatur, semoga hal sekecil ini menjadi besar kelak dihadapkan kepada Allah subhanahu wata’ala. مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ “Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat…” (HR Muslim).

Ulurtangan Salurkan Bantuan Keluarga Yatim Rumah Terbakar

KARANGANYAR (Ulurtangan.com) – Alhamdulillah, Relawan Ulurtangan telah menyalurkan amanah donatur kepada keluarga yatim Ibu Turyati yang awal bulan Ramadhan lalu rumahnya terbakar. Donasi diterima langsung oleh putri pertamanya, Serli Pertiwi di SMP 1 Jenawi, Karanganyar, sebab dikabarkan Ibu Turyati mengalami kecelakaan dan harus dirawat oleh keluarganya di Cilacap. Saat penyerahan bantuan, Relawan Ulurtangan di dampingi Guru Kesiswaan SMP 1 Jenawi, Suratno dan Guru Kelas Serli, Widodo. Mewakili keluarganya Serli mengucapkan Terima kasih kepada yayasan Ulurtangan. “Saya mewakili keluarga Ibu Turyati mengucapkan Terima kasih kepada lembaga Ulurtangan yang telah membantu keluarga kami. Semoga Allah memberikan balasan yang sempurna, amin” ucapnya. Selain itu, pihak sekolah putri Bu Turyati mengaku terbantu dengan bantuan dari Ulurtangan. Pasalnya semenjak menjadi yatim Serli menjadi tanggungan sekolah terkait kebutuhannya. Ujian bertubi-tubi membuat Serli terlihat tergoncang dan galau. “Alhamdulillah, kami sendiri menanggapi hal ini sebagai hal yang positif. Selama ini Serli sering kita carikan bantuan terutama keluarganya juga. Bayangkan, Januari ayah Serli meninggal, trus Maret masuk bulan puasa rumahnya terbakar. April, ibunya kecelakaan. Saat ini keluarga Serli sudah di Cilacap. Mungkin ini nanti kalau sudah lulus si Serli juga akan ditarik ibunya untuk melanjutkan sekolah di Cilacap,” kata Ratno, guru Serli.

Miqdad, Yatim Piatu Lulus Ma’had Aly ISKA Ulurtangan Lunasi Semua Biaya

SUKOHARJO (Ulurtangan.com) – Alhamdulillah setelah 2 tahun menyelesaikan pembelajaran di Pondok Pesantren Ma’had Aly ISKA, Migdad Ibadurrahman, santri yatim piatu asal Surabaya dinyatakan Lulus. Ziyadah Tahfizh Al Quran 30 juz dan puluhan hadist matan Arbain menjadi modal ke depan Ia pengabdian di masyarakSelain . Selain itu, beberapa kitab seperti Utsulus tsalasah, Aqidah thahawiyah, Taklim muta’allim, Safinatunnajah, Ajrumiyah dan Qiroah rasyidah telah rampung. Materi pelajaran tersebut dapat menjadi modal bagi Migdad mengajarkan kembali ke sekolah berbasis Islam. Relawan Ulurtangan yang diundang saat pelepasan kelulusan Migdad dan 9 teman lainnya di Ponpes ISKA Sukoharjo berkesempatan bertemu dengan para pembina yayasan salah satunya Ustadz Syihabuddin Abdul Muiz. Beliau berpesan kepada para lulusan ponpes ISKA dalam tausiyahnya bahwa dengan Al Quran, seseorang akan dimuliakan. “Jenengan kalau ingin mendapatkan kemuliaan maka dengan Al Quran itu dipegang teguh dan diajarkan dimanapun. Dengan begitu kalian akan mulia sebagaimana Nabi membawa Al Quran menjadi Nabi paling mulia,” tuturnya. Sebelumnya, Relawan Ulurtangan telah melunasi semua tanggungan biaya pesantren santri yatim piatu ini. InsyaAllah Migdad tidak memiliki tunggakan biaya lagi yang menjadi beban dirinya. Ia mengucapkan banyak Terima kasih kepada para donatur Ulurtangan yang selama 2 tahun ditanggung biaya sekolah dan kebutuhannya. “Setelah menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun ini, saya mengucapkan jazakumullah kepada para donatur dan Relawan Ulurtangan, wabil khusus ibu Maya Hidayah yang telah membiayai sekolah saya. Semoga Allah menghapuskan dosanya dan semoga Allah mengumpulkan semua keluarganya di Surga, amin ya robbal ‘alamin.” ucap Migdad. Kami Relawan Ulurtangan mengucapkan jazakumullah khoiron katsiro kepada para donatur, orang baik dan dermawan yang telah mensupport program biasiswa yatim. Semoga kelak kita masuk Surga bersama Nabi sedekat 2 jari.

Donasi Almarhum Agung Disalurkan Untuk Keluarga Yatimnya

Donasi Almarhum Agung Disalurkan Untuk Keluarga Yatimnya ★★★★★ 5/5 Facebook Youtube Instagram Tiktok SUKOHARJO, (Ulurtangan.com) – Program maksimal beramal dalam mengisi Ramadhan 1444 H, Ulurtangan mengajak keluarga yatim almarhum Agung Santoso, yang meninggal karena sakit tumor mulut. Istri dan 2 orang anak Agung diajak Relawan berbelanja kebutuhan pokok dan perlengkapan sekolah di Mall, Sabtu (25/3/2023). Wajah sumringah Bu Dwi Mulyani dan Ananda Phandya tampak terpancar bahagia saat diajak berbelanja. Mereka mengaku tidak pernah masuk ke Mall sebab ekonomi keluarga yang serba sulit, terlebih pasca sang suami jatuh sakit tumor. Relawan ulurtangan yang menjemput keluarga almarhum Agung mengalokasikan sisa donasi yang terkumpul sebanyak Rp 2.400.000,-. Dana tersebut dibelanjakan langsung oleh Bu Dwi dan anaknya. Mereka mengambil barang-barang yang diperlukan selama bulan Ramadhan ini dan sang buah hati membeli sedikit jajanan. Kebutuhan perlengkapan sekolah menjadi utama untuk Ananda Phandya terutama tas sekolah sebab milik nya sudah rusak. “Saya tadi diajak belanja kebutuhan pokok, peralatan mandi cuci, perlengkapan anak dan peralatan sekolah anak saya. Saya mengucapkan Terima kasih kepada seluruh para donatur yang telah membantu saya, semoga rezekinya berlipat ganda dan diberikan kesehatan semuanya, amiin,” tutur Bu Dwi.

Ulurtangan Fasilitasi Pengobatan Balita Penderita ROP ke RS Mata Cicendo, Bandung

BEKASI (ulurtangan.com)- Alhamdulillah, di hari ke-11 bulan Ramadhan 1444 H, kegiatan layanan ambulan gratis yang diselenggarakan oleh Ulurtangan.com terus beroperasi untuk mengantar pasien yang memerlukan perawatan medis. Program layanan ambulan gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat dan aman ke fasilitas kesehatan, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Selepas shalat shubuh pada Senin, (03/04/23) Relawan Ambulan Ulurtangan mengantar ananda Ezra Zachary ke RS Mata Cicendo, Bandung. Balita berusia 7 bulan ini sebelumnya diduga mengidap tumor ganas karena dari pemeriksaan dokter diketahui positif Retinopathy of Prematurity (ROP) di kedua matanya. Haris Pranatha (orang tua Ezra Zachary) menyatakan sudah keempat kalinya ia membawa buah hatinya ke RS Mata Cicendo untuk dilakukan pemeriksaan, ia berharap semoga hasil pemeriksaan hari ini Ezra Zachary negatif dari dugaan tumor ganas. “Kami sekeluarga mengharapkan semoga hasilnya sesuai dengan yang kami harapkan bahwa putra saya negatif dari tumor ganas,”  tuturnya. Usai menjalani pemeriksaan dan menunggu hasil laboratorium sejak pukul 07.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB, Alhamdulillah dokter menyatakan Ezra dinyatakan negatif dari tumor ganas, namun sangat disayangkan ROP yang diderita Ezra tidak dapat sepenuhnya disembuhkan sehingga akan menyebabkan gangguan penglihatan jangka panjang atau kebutaan. Mari do’akan semoga Allah memberi kekuatan dan kesabaran kepada orang tua Ezra Zachary. Memberi mereka kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan ini dan dukungan yang dibutuhkan untuk memberikan perawatan terbaik kepada buah hatinya. Semoga Allah, melindungi Ezra dari segala kesulitan dan rintangan yang mungkin dihadapi akibat kebutaan, dan smoga keluarga ini selalu diberi ketenangan, kasih sayang, dan kekuatan dalam menghadapi setiap cobaan yang datang. Aamiin. Ulurtangan.com mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program layanan ambulan gratis ini, baik melalui donasi, sukarelawan, maupun doa, agar layanan ini dapat terus berjalan dan membantu banyak orang yang memerlukan bantuan.

Sedekah Jum’at Ulurtangan Dan PDUI Bagikan Ratusan Paket Nasi Kotak Dan Pakaian Kepada Korban Banjir Bekasi

Sedekah Jum’at Ulurtangan Dan PDUI Bagikan Ratusan Paket Nasi Kotak Dan Pakaian Kepada Korban Banjir Bekasi ★★★★★ 5/5 Facebook Youtube Instagram Tiktok BEKASI (ulurtangan.com) – Yayasan Indonesia Uluran Tangan (ulurtangan.com) bekerja sama dengan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) pada Jum’at (3/3/2023) mengadakan bakti sosial berupa pembagian makanan siap saji dan pakaian layak pakai untuk para korban banjir di wilayah kabupaten Bekasi Jawa Barat. Ratusan paket nasi kotak dan belasan dus air mineral botol dibagikan kepada warga terdampak banjir di kampung Kobak Ceper Desa Karang Harja Kecamatan Pabayuran Kabupaten Bekasi. Ucapan terimakasih di sampaikan oleh bapak Herman selaku ketua desa atas bantuan yang di berikan oleh ulur tangan kepada warganya yang menjadi korban banjir. “Alhamdulillah kami mewakili warga yang tertimpa banjir di wilayah Cikarang ini mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada yayasan ulur tangan yang sudah rela membantu kami, datang ke sini langsung membawa makanan dan juga pakaian, sekali lagi kami ucapkan terimakasih semoga apa yg di berikan kepada kami di balas dengan yang lebih baik.” Terang bapak Hermawan. Alhamdulillah, di hari Jum’at yang penuh berkah ini, kami telah menunaikan amanah donatur untuk berbagi paket makanan siap saji, pakaian dan kebutuhan lainnya dalam membantu saudara-saudara kita terdampak banjir. Paket makanan siap saji sebanyak 350 kotak serta 13 dus air mineral botol telah diserahkan kepada para korban yang sedang berjuang untuk mengatasi dampak dari banjir yang terjadi. Selain itu relawan Ulur Tangan juga membagikan sedikitnya 10 koli karung pakaian layak pakai juga 2 koli popok bayi yang juga sangat dibutuhkan oleh para korban. barang-barang yang telah disalurkan tersebut adalah hasil dari sumbangan atau donasi masyarakat yang diamanahkan kepada yayasan ulur tangan untuk disampaikan kepada para korban bencana, termasuk warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya melalui program tanggap bencana Yayasan Indonesia Ulur Tangan. Ulurtangan juga masih membuka donasi bagi kaum muslimin yang ingin berpartisipasi dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, baik dalam bentuk materi ataupun non materi. Kami mengajak masyarakat luas khususnya kaum muslimin untuk bersama-sama memberikan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana banjir di daerah-daerah lain kedepannya jika terjadi lagi banjir atau bencana di tempat lain, Dengan memberikan bantuan, kita dapat membantu masyarakat untuk pulih dari bencana ini dan menjalani kehidupan yang lebih baik. BERITA TERKAIT Home Donasi Laporan Admin