Ulur Tangan Serahkan Bantuan Untuk Naura, Balita Sakit Tumor Pembuluh Darah

BANDUNG (ulurtangan.com)- Dilahirkan dalam keluarga kurang mampu, Naura harus berjuang melawan tumor pembuluh darah yang tumbuh di matanya. Baru berusia 10 bulan, ia telah menanggung derita yang tidak seharusnya dialami oleh seorang bayi sekecil itu. Tanda-tanda penyakitnya telah muncul sejak usia 20 hari dilahirkan. Wajahnya tampak berbeda, terutama pada bagian matanya yang kanan. Perjuangan Naura dimulai dengan berobat di rumah sakit terdekat di kampungnya Desa Kertasari, Cipatujah, Tasikmalaya, namun sayangnya sakitnya tidak kunjung sembuh bahkan benjolan di matanya semakin membengkak. Sebelumnya Yayasan Indonesia Uluran Tangan membantu Biaya kebutuhan Keluarga Ananda Naura selama menjalani pengobatan di rumah singgah tempat ia tinggal sementara selama berobat di Rumah sakit Sakit Hasan Sadikin Bandung. Perjalanan yang cukup jauh yaoitu dari Tasikmalaya ke Bandung sehingga Naura dan ibunya harus menetap di tempat di rumah singgah, untuk memenuhi kebutuhan selama di rumah singgah Yayasan Indonesia uluran Tangan memberikan bantuan total Rp. 6.120.881,00. pada Sabtu (30/09/2023). Rasa syukur di sampaikan oleh sang Ibu, atas bantuan selama pengobatan Naura Salsabilah Azahrah dari awal sampai saat ini, menurutnya bantuan yang di berikan oleh Yayasan Indonesia Uluran Tangan sangat membantu dan meringankan bagi keluarga. “Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih banyak kepada para donatur Yayasan Indonesia Uluran Tangan atas apa yang di berikan kepada anak saya, sangat membantu sekali, dan Alhamdulillah kini kondisi anak saya mengalami perubahan, benjolan di matanya sudah mulai mengecil setelah rutin melakukan pemeriksan dan pemberian obat-obatan dari dokter, Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak, semoga Allah berkahi kebaikan kebaikan para donatur yang sudah membantu saya,” ungkapnya. Alhamdulillah kini kondisi Ananda naura berangsur mengalami perubahan, setelah rutin periksa ke RS. Hasan Sadikin Bandung dan diberikan obat, perlahan benjolan di matanya kian mengecil berkan obat yang di berikan dokter, namun ananda Naura tetap rutin melakukan pemeriksaan ke rumah sakit guna memantau perkembangan penyakitnya, dan masih memerlukan biaya transpot pulang pergi dari Tasikmalaya ke Bandung dan juga kebutuhan selama di rumah singgah. Yayasan Indonesia Uluran Tangan juga memberikan 4 karung beras kepada pengurus rumah singgah tempat Naura tinggal sementara, pemberian beras ini, agar bisa digunakan untuk kebutuhan makan para pasien yang tinggal sementara di rumah singgah tersebut, karena sebagian pasien adalah dari keluarga yang kurang mampu, oleh karena itu pemberina beras ini bisa sedikit meringankan beban kebutuhan makan pasien dan keluarga yang menemani selama di rumah singgah. Menurut Pak Haji Abdullah, sebagai pengurus rumah singgah berterima kasih dengan Yayasan Indonesia Uluran Tangan, ia mengatakan bahwa rumah singgah tersebut diperuntukan untuk warga kabupaten Tasikmalaya dengan jarak yang jauh tentu sangat memberatkan bagi pasien dan keluarga pasien, sehingga dengan adanya rumah singgah ini tentu sangat membantu apalagi rumah singgah ini gratis tidak dipungut biaya sama sekali. “Alhamdulillah kami menerima bantuan dari Yayasan Indonesia Uluran Tangan berupa beras dan beras ini akan kita gunakan untuk kebutuhan makan pasien yang singgah di sini, kebetulan kita juga sedang kehabisan beras, dengan bantuan yang diberikan ini tentu sangat meringankan kami sebagai pengurus rumah singgah,” ungkapnya. Kami berharap dan berdoa Semoga Ananda Naura lekas sembuh dan kembali ceria seperti anak-anak normal lainnya dan tumbuh menjadi anak yang sholehah, berguna bagi bangsa, negara, agama dan berbakti kepada orang tuanya. Kami ucapkan jazakumullahu khoiron kepada para donatur Yayasan Indonesia Uluran Tangan yang telah memberikan dan meringankan biaya pengobatan ananda Naura di rumah sakit, semoga apa yang telah diberikan dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik dan menjadi pemberat amal sholeh di yaumil akhir.
Nenek Aisyah Terkulai Lemah di ICU, Ulur Tangan Berikan Bantuan Pengobatan

BANDUNG (ulurtangan.com)- Dilahirkan dalam keluarga kurang mampu, Naura harus berjuang melawan tumor pembuluh darah yang tumbuh di matanya. Baru berusia 10 bulan, ia telah menanggung derita yang tidak seharusnya dialami oleh seorang bayi sekecil itu. Tanda-tanda penyakitnya telah muncul sejak usia 20 hari dilahirkan. Wajahnya tampak berbeda, terutama pada bagian matanya yang kanan. Perjuangan Naura dimulai dengan berobat di rumah sakit terdekat di kampungnya Desa Kertasari, Cipatujah, Tasikmalaya, namun sayangnya sakitnya tidak kunjung sembuh bahkan benjolan di matanya semakin membengkak. Sebelumnya Yayasan Indonesia Uluran Tangan membantu Biaya …[13.28, 18/10/2023] Ulur Tangan: Nenek Aisyah Terkulai Lemah di ICU, Ulur Tangan Berikan Bantuan Pengobatan SUMEDANG (ulurtangan.com)– Nenek Aisyah (80) terkulai lemas tidak sadarkan diri di ruang ICU dengan selang oksigen yang menempel di mulutnya. Ia menderita penyakit komplikasi, jantung, struk dan paru, nenek Aisyah tidak sadarkan diri hampir satu minggu di rumah sakit. Nenek Aisyah hanya ditemani sang cucu yang setia menjaganya di Rumah Sakit Umum Sumedang, nenek Aisyah telah kehilangan 4 anaknya yang lebih dahulu wafat, selama ini nenek Aisyah merawat cucu yang juga memiliki anak yatim, dengan keadan pas-pasan. Sebelumnya tim relawan ulur tangan menerima kabar nenek Aisyah dirawat dan membutuhkan bantuan pada Sabtu (30/09/2023). Tim relawan ulur tangan langsung bergerak menuju Sumedang untuk melihat kondisi nenek Aisyah yang dirawat di rumah sakit. Tiba di rumah sakit, tim relawan Ulur Tangan dibolehkan melihat kondisi nenek Aisyah yang dirawat di ruang ICU. Terlihat nenek Aisyah kondisinya tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat penenang yang diberikan pihak rumah sakit untuk menstabilkan fisiknya. Sang Cucu Ibu Nuwulan yang menjaga nenek Aisyah menceritakan kejadian sebelum masuk RS, nenek Aisyah seminggu yang lalu tiba-tiba jatuh dan pingsan, dibantu saudara dan tetangga nenek Aisyah langsung dilarikan ke rumah sakit. Dan langsung masuk ruang ICU. Ibu Nuwulan yang sehari hari hanya bekerja sebagai petani dan mempunya 4 anak yatim, sangat membutuhkan bantuan untuk biaya operasional selama di Rumah Sakit untuk menemani nenek Aisyah. Untuk itu, Relawan Ulur Tangan menyerahkan bantuan untuk Ibu Nuwulan sebesar Rp.500.000 untuk meringankan biaya kebutuhan selama menjaga nenek Aisyah di rumah sakit. Selain itu, Tim relawan Ulur Tangan juga mengunjungi kediaman nenek Aisyah untuk melihat kondisi rumahnya.
4 Tahun Terbaring Lumpuh, Aktifis Islam Magelang Terima Bantuan Ulurtangan

MAGELANG (ulurtangan.com)- Pentha Arie Nugroho, seorang aktifis Islam yang menanggung istri dan 2 orang anak sudah 4 tahun terakhir ini menderita lumpuh permanen bagian pusar ke bawah hingga ujung kaki. Relawan Ulurtangan memberikan bantuan sebesar 9 juta rupiah dari para donatur di rumah kontrakannya samping Perumahan Armada Estate Magelang, Kamis (12/10/2023). Kedatangan Relawan Ulurtangan untuk kedua kalinya ini telah berhasil mengajak para donatur peduli dengan kondisi saudara Islam terlebih ia seorang aktifis yang turut memberikan kemudahan bagi umat yang lainnya. Beberapa donatur menyambangi Pentha Arie dan memberikan bantuan uang pengobatan juga untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dari Ponpes An Nur, Baki-Sukoharjo telah menyerahkan uang tunai 2 juta rupiah. Dari Yayasan Daarusy Syuhada’ Berbagi memberikan donasi 2,8 juta rupiah. Bahkan dari perorangan asal Yogyakarta selain memberikan uang 1,5 juta, ia juga memberikan modal usaha. “Kepada para donatur Ulurtangan kami sekeluarga mengucapkan terima kasih, kami hanya bisa mendoakan semoga diberi kesehatan, dimudahkan rezekinya, dilancarkan urusanya dan dilapangkan hajatnya. Semoga Allah menggantikannya dengan yang berlipat-lipat, amin,” ucap Rahayu, istri Pentha Arie yang menerima langsung donasi dari Ulurtangan. Kondisi Pentha Ari memang sungguh miris, selain lumpuh tak mampu berdiri lagi, ia tidak bisa memakai pakaian secara normal sebab selang kateter urine harus terus terpasang. Saat BAB, ia harus dibantu oleh istrinya bahkan bisa sepekan sekali baru bisa BAB. Namun demikian, kedua Anak perempuannya adalah anak yang pandai dan rajin belajar agama. Putri Sulungnya di pesantren sudah bisa membantu mengajar, sedang putri bungsunya baru kelas 4 SD sudah ingin belajar ke pesantren. Kami Relawan Ulurtangan turut mengucapkan jazakumullah khoiron katsiro, semoga para donatur yang telah membantu Pentha Arie Nugroho mendapatkan kebaikan kelak diakherat atas wasilahnya meringankan beban dhuafa yang diuji sakit lumpuh permanen. “Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.” (HR Muslim).
Usai Amputasi, Ulurtangan Serahkan Donasi Untuk Feri Irawan Sakit Tumor Kaki

BANYUMAS (Ulurtangan.com)- Tumbuh semangat sembuh, Feri Irawan (15) pemuda yang sakit Tumor Kaki Kanan mengaku ikhlas setelah diamputasi. Relawan Ulurtangan menyerahkan donasi kepada keluarganya untuk biaya berobat, kontrol dan operasional pulang pergi Banyumas – Solo, Rabu (11/10/2023). Kebutuhan biaya operasional armada lumayan besar untuk menjangkau dari Pasiraman Lor, Pekuncen, Banyumas hingga menuju ke Rumah Sakit (RS) dr. Moewardi Solo. Jarak tempuh menggunakan mobil ambulan dibutuhkan waktu 8 jam dengan membawa pasien Feri. Relawan menyerahkan donasi dari para donatur dan orang-orang baik yang telah peduli kepada Feri sebesar Rp 3.000.000,- yang diterima langsung oleh Ibu Darkem selaku ibu kandungnya. Disaksikan juga Ayah Feri dan keluarganya di kamar pembaringan anak terakhir dari 4 bersaudara ini. Sebelumnya, Relawan Ulurtangan sudah menyiapkan armada sejak diminta sang Bunda Feri pada Rabu pagi. Namun sambil menunggu obat-obatan dari RS Moewardi akhir nya baru bisa keluar dari Bangsal lantai 9 gedung Flamboyan itu pukul 10.00 wib. Perjalanan lumayan panas terik, melalui kota Yogyakarta, Kulon Progo, Kebumen, alhamdulillah sampai di Kampung Feri hampir masuk waktu magrib. Kemudian Relawan mengantar sampai ke kamar dan menyerahkan donasi yang telah digalang. Semoga Feri Irawan lekas membaik, karena masih ada tahapan terapi kemo untuk memastikan sel tumor tidak menyebar dan berkembang lagi. Tak luput Keluarga Feri mengucapkan Terima kasih kepada para donatur Ulurtangan atas upaya selama ini membantu meringankan beban biaya pengobatannya. “Saya ucapkan banyak Terima kasih atas donatur Ulurtangan yang telah membantu saya dan anak saya Feri selama berobat. Saya minta maaf kalaulah merepotkan danmohon doanya agar anak saya cepat sembuh. Semoga bapak-bapak (donatur) dibalas kebaikannya oleh Allah. Hanya itu yang bisa saya ucapkan, terimakasih banyak pak,” ujar Ibu Darkem. Kami Relawan Ulurtangan turut mengucapkan jazakumullah khoiron katsiro, semoga para donatur yang telah membantu Feri Irawan mendapatkan kebaikan kelak diakherat atas wasilahnya meringankan beban dhuafa yang diuji sakit tumor ganas di kaki dan sudah diamputasi. “Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.”(HR Muslim).
Aksi Cepat Tanggap Relawan Ulur Tangan Evakuasi Korban Lalin Di Bekasi Menuju Rumah Sakit

BEKASI (ulurtangan.com)- (7/9/23) Sebuah insiden kecelakaan roda dua terjadi di Jalan Raya Kalimalang, tepat di depan gerbang Perumahan Jakasampurna. Korban kecelakaan adalah seorang wanita muda bernama Kamelia Sagita Firdaus, 25 tahun, asal Bandung. Ia mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motornya Ketika menuju tempat kerjanya di Ruko Graha Kalimas. Menurut saksi mata, ia menabrak seorang pengendara lain yang mendadak memotong ke kiri dari sebelah kanan dan terhalang oleh sebuah mobil sehingga kecelakaan tidak dapat di hindari. Di saat yang bersamaan, salah satu pembina Yayasan Ulur Tangan sedang melintas di lokasi kejadian dan langsung menghubungi relawan di pusat untuk memberikan bantuan. Relawan Ulur Tangan yang mendapat panggilan segera datang dengan membawa ambulan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Korban yang mengalami cedera di bagian tulang ekor sangat kesakitan dan tidak bisa bergerak. Relawan Ulur Tangan bersama dengan warga setempat membantu mengangkat korban dengan tandu dan memasukkannya ke dalam ambulan. Salah satu relawan yang juga merupakan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Ibu Nunik melintas di lokasi kejadian dan turut serta membantu menangani korban, atas arahannya korban di sarankan di bawa ke RS Hermina dan beliau sudah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Hermina Bekasi untuk menyiapkan ruang perawatan bagi korban. Alhamdulillah, relawan Ulur Tangan membawa korban ke rumah sakit dengan cepat dan aman, dan korban langsung mendapatkan penanganan medis sambil mendata data diri korban di temani rekan kerja korban yang tiba di RS. Salah satu program yang dapat membantu masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan produktif, dan membantu membentuk masyarakat yang lebih sehat dan kuat adalah memberikan layanan ambulan gratis.Layanan ambulans gratis sangat penting bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat. Beberapa alasan mengapa layanan ambulans gratis sangat penting adalah: Mari Sedekah untuk Layanan AmbulanSedekah layanan ambulan adalah salah satu bentuk dukungan finansial bagi layanan ambulan. Ini membantu membiayai biaya operasional dan perawatan kendaraan ambulan, serta memastikan bahwa layanan ambulan tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Sedekah layanan ambulan sangat dianjurkan bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial. Sedekah layanan ambulan dapat diberikan melalui berbagai cara, seperti donasi tunai, sumbangan dalam bentuk bahan bakar, suku cadang, peralatan medis dan biaya operasional relawan ambulan.
Ulurtangan Salurkan Bantuan Biaya Operasi Ilham Serebral Palsy 7,7 Juta

KARANGANYAR (Ulurtangan.com) – Melihat keceriaan Ilham Nurohman, usai sembuh dari operasi kaki karena sakit Serebral Palsy merupakan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Triyono. Relawan Ulurtangan.com menyerahkan bantuan biaya operasi sebesar Rp 7.700.000,- kepada keluarga petani di lereng gunung Lawu itu tepatnya di Desa Sanggrahan, Anggrasmanis, Jenawi, Karanganyar tersebut, Ahad (30/7/2023). Bekas luka sayatan di kaki kiri Ilham masih nampak, namun sudah tak menyisakan rasa sakit. Telapak kaki juga sudah bisa mulai menapak meski sedikit mengalami panjang sebelah sekitar 1-2 cm. Untuk beraktifitas, kini Ilham lebih percaya diri dibanding sebelumnya sering menjadi ejekan teman-temannya. Pak Triyono merasa senang dengan perkembangan anaknya saat ini. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada para donatur ulurtangan atas bantuan operasinya. “Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada ulurtangan atas bantuan operasinya kepada anak saya Ilham. Dan sekarang sudah sembuh, semoga menjadi kebaikan kelak diakherat, amin,” ucap Triyono. Kami Relawan ulurtangan turut berbahagia dengan kesembuhan Ilham yang sudah bisa berangkat sekolah dan TPA lagi tanpa ada rasa takut dibully temannya. Kepada para donatur, semoga hal sekecil ini menjadi besar kelak dihadapkan kepada Allah subhanahu wata’ala. مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ “Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat…” (HR Muslim).
Ulurtangan Fasilitasi Pengobatan Balita Penderita ROP ke RS Mata Cicendo, Bandung

BEKASI (ulurtangan.com)- Alhamdulillah, di hari ke-11 bulan Ramadhan 1444 H, kegiatan layanan ambulan gratis yang diselenggarakan oleh Ulurtangan.com terus beroperasi untuk mengantar pasien yang memerlukan perawatan medis. Program layanan ambulan gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat dan aman ke fasilitas kesehatan, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Selepas shalat shubuh pada Senin, (03/04/23) Relawan Ambulan Ulurtangan mengantar ananda Ezra Zachary ke RS Mata Cicendo, Bandung. Balita berusia 7 bulan ini sebelumnya diduga mengidap tumor ganas karena dari pemeriksaan dokter diketahui positif Retinopathy of Prematurity (ROP) di kedua matanya. Haris Pranatha (orang tua Ezra Zachary) menyatakan sudah keempat kalinya ia membawa buah hatinya ke RS Mata Cicendo untuk dilakukan pemeriksaan, ia berharap semoga hasil pemeriksaan hari ini Ezra Zachary negatif dari dugaan tumor ganas. “Kami sekeluarga mengharapkan semoga hasilnya sesuai dengan yang kami harapkan bahwa putra saya negatif dari tumor ganas,” tuturnya. Usai menjalani pemeriksaan dan menunggu hasil laboratorium sejak pukul 07.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB, Alhamdulillah dokter menyatakan Ezra dinyatakan negatif dari tumor ganas, namun sangat disayangkan ROP yang diderita Ezra tidak dapat sepenuhnya disembuhkan sehingga akan menyebabkan gangguan penglihatan jangka panjang atau kebutaan. Mari do’akan semoga Allah memberi kekuatan dan kesabaran kepada orang tua Ezra Zachary. Memberi mereka kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan ini dan dukungan yang dibutuhkan untuk memberikan perawatan terbaik kepada buah hatinya. Semoga Allah, melindungi Ezra dari segala kesulitan dan rintangan yang mungkin dihadapi akibat kebutaan, dan smoga keluarga ini selalu diberi ketenangan, kasih sayang, dan kekuatan dalam menghadapi setiap cobaan yang datang. Aamiin. Ulurtangan.com mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program layanan ambulan gratis ini, baik melalui donasi, sukarelawan, maupun doa, agar layanan ini dapat terus berjalan dan membantu banyak orang yang memerlukan bantuan.
Agung Sakit Tumor Mulut Tutup Usia, Donasi Ulurtangan Diserahkan Keluarga

SUKOHARJO (Ulurtangan.com) – Innalillahi wainna ilaihi rojiuun, kabar duka diterima Relawan Ulurtangan bahwa Agung Santoso, yang sedang diuji sakit tumor mulut menghembuskan nafas terakhir. Agung meninggalkan istri dan dua orang anak di usianya 35 tahun. Agung meninggal di rumah orang tuanya, Mujiyo di kampung Cemani, Grogol, Sukoharjo, Ahad (26/2/2023). Relawan Ulurtangan melayat ke rumah duka pada pukul 09:30 WIB, dimana sudah banyak warga yang bertakziyah. Tepat pukul 10:00 wib, jenazah Agung disholatkan terlebih di Masjid Baitussalam sebelum dimakamkan di kuburan. Lebih dari 40 orang jamaah turut mensholatkan jenazah Agung. Semoga almarhum Agung memperoleh keutamaan sebagaimana dalam hadist berikut: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلاً لاَ يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ شَفَّعَهُمُ اللَّهُ فِيهِ “Tidaklah seorang muslim meninggal dunia lantas dishalatkan oleh 40 orang yang tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun melainkan Allah akan memperkenankan syafa’at (doa) mereka untuknya.” (HR. Muslim) Usai dari pemakaman, Relawan Ulurtangan menemui keluarga almarhum Agung untuk menyerahkan donasi yang telah terkumpul. Alhamdulillah, donasi sebesar Rp 3.200.000,- telah diterima Bapak Mujiyo dan disaksikan istri Agung. “Saya mengucapkan Terima kasih kepada donatur yang sudah membantu anak saya, untuk kesembuhannya, walaupun ini gagal itu sudah kehendak Allah dan kami ikhlas, ini sudah takdir Allah. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah membantu berupa apapun senilai berapapun yang saya terima itu sangat membantu kami sekali. Semoga para donatur mendapatkan pahala dari Allah melebihi apa yang telah diberikan kepada kami,” ucap Mujiyo, bapak kandung Agung. Kami segenap tim Ulurtangan.com mengucapkan jazakumullah khairon katsiro kepada para donatur yang telah membantu meringankan beban keluarga Agung. Semoga dicatat Kalah subhanahu wata’ala sebagai amal kebaikan kelak di akherat, amiin.
Ulurtangan Lunasi Bantuan Pengobatan Keyla 17 Juta

Ulurtangan Lunasi Bantuan Pengobatan Keyla Rp 17 Juta ★★★★★ 5/5 Facebook Youtube Instagram Tiktok KARANGANYAR, (ulurtangan.com) – Alhamdulillah, Yayasan Uluran Tangan Indonesia melunasi biaya pengobatan Genvile Keyla Floranda Sulistyo (13), anak yatim yang sedang diuji sakit tumor sinus. Relawan ulurtangan menyerahkan perolehan donasi kepada Bunda Okta Wijayanti di rumah kontrakkannya, Tasikmadu, Karanganyar, Jum’at (10/2/2023). Total dana yang terhimpun untuk pengobatan Keyla sebesar Rp 17.000.000,- yang digalang ulurtangan.com dan Rumah Sehat Baitul Mal Hidayatullah. Dari ulurtangan telah menyerahkan kepada keluarga yatim Bunda Okta senilai 11 juta rupiah. Bunda, Okta mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan dari para donatur, dan dermawan yang tergerak bersama ulurtangan. Tak banyak kata darinya kecuali doa yang dipanjatkan, semoga Allah yang akan membalas kebaikan donatur ulurtangan. “Semoga para donatur mendapatkan balasan dari Allah subhanahu wata’ala atas bantuannya yang diberikan kepada saya untuk pengobatan anak saya (Keyla),” tutur Bunda Okta. Sementara itu, kondisi Keyla masih terus dalam tahap penyembuhan melalui pengobatan herbal. Saat ini sering mengalami rasa perih, sakit karena efek reaksi obat herbal yang dikonsumsi setiap hari. Mohon doa nya kepada kaum muslimin, semoga Keyla cepat sembuh dari perjuangannya melawan tumor sinus di wajahnya. “Mohon doa nya pada kaum muslimin dan muslimat, agar sakit saya segera diambil oleh Allah subhanahu wata’ala, dan saya bisa kembali beraktifitas seperti semula,” ucap Keyla. https://youtu.be/p4E8XIl-dm8 BERITA TERKAIT Home Donasi Laporan Admin
Ulurtangan Salurkan Bantuan Kesehatan Kursi Roda Untuk Ustadz Dede Penderita Stroke

Ulurtangan Salurkan Bantuan Kesehatan Kursi Roda Untuk Ustadz Dede Penderita Stroke ★★★★★ 5/5 Facebook Youtube Instagram Tiktok GARUT (ulurtangan.com) – Usai menempuh perjalanan lima jam lebih dari Bekasi – Garut, Alhamdulillah Ulurtangan salurkan bantuan Kesehatan berupa kursi roda untuk Ustadz Dede di Kampung Batu Kuda, Pamorotan desa Sukamulya Garut Selatan pada Kamis (01/02/2023). Ustad Dede Parjo saat ini tengah diuji dengan penyakit stroke dan membutuhkan kursi roda untuk kontrol pengobatan ke rumah sakit. Beliau sakit sudah lima bulan lebih dan hanya bisa terbaring di tempat tidur dikarenakan kedua kaki dan tangan kananya lumpuh. Saat tim Ulurtangan mendatangi rumah Ustad Dede di temani dengan ustd Uu rohmat ketua MUI desa sukamulya, Ustadz dede dan keluarga terlihat sangat senang dan bahagia karena merasa ada yang peduli dan perhatian terhadapnya. Ustad Uu Rohmat mewakili keluarga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para donator yang telah memberikan bantuan Kesehatan kursi roda. “Saya mewakili keluarga ustadz Dede, mengucapkan banyak terimakasi kepada para donator yang telah memberikan kursi roda ini, mudah-mudah ini bisa memberikan manfaat untuk ustad Dede dalam menjalani kehidupan dengan tetap semangat. Semoga apa yang telah di berikan oleh donator ini mendapatkan kebaikan disisi Allah SWT.” Ucapya. Ustad Dede dan keluarga sangat berterima kasih atas infaq yang telah diberikan dan mendoakan kebaikan bagi donatur muhsinin atas segala kebaikannya. BERITA TERKAIT Home Donasi Laporan Admin