Ada satu hal yang sering luput dari perhatian kita. Bukan tentang seseorang yang tidak bisa melihat, melainkan tentang seseorang yang tetap memilih menjadi penopang keluarganya meski dunia yang ia jalani dipenuhi keterbatasan. Itulah yang dilakukan Bapak Ihsan Bishri Latifa.
Di saat banyak orang menganggap keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti, Pak Ihsan justru menjadikannya alasan untuk terus berjuang. Ia adalah penyandang disabilitas tunanetra, seorang terapis pijat yang setiap hari berusaha mencari nafkah halal demi menghidupi ibunda yang telah lanjut usia dan putra kecilnya yang sebentar lagi memasuki taman kanak-kanak. Namun, hidup terkadang memberi ujian yang datang bertubi-tubi.
Ketika Tangan yang Menjadi Sumber Nafkah Justru Terluka
Bagi sebagian orang, patah tulang mungkin hanya berarti harus beristirahat beberapa minggu. Bagi Pak Ihsan, kondisinya jauh lebih berat. Tangan yang selama ini menjadi alat utama untuk bekerja sebagai terapis pijat mengalami patah tulang setelah beliau terjatuh saat mengamen. Aktivitas mengamen sendiri bukanlah pilihan pertama. Pak Ihsan melakukannya karena jumlah pelanggan pijat terus menurun sehingga penghasilannya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Dalam sehari, penghasilan yang beliau bawa pulang rata-rata hanya sekitar Rp50.000. Jumlah itu harus dibagi untuk kebutuhan makan keluarga, kebutuhan sehari-hari, hingga biaya yang mulai dipersiapkan untuk pendidikan putranya.
Kini, setelah mengalami cedera, kemampuan beliau mencari nafkah semakin terbatas. Ironisnya, tangan yang seharusnya segera menjalani terapi lanjutan justru belum mendapatkan penanganan maksimal karena keterbatasan biaya.
Perjuangan yang Tidak Berhenti pada Diri Sendiri
Yang membuat kisah Pak Ihsan begitu menyentuh bukan hanya perjuangannya sebagai penyandang disabilitas. Beliau tidak sedang berjuang hanya untuk dirinya sendiri.
Di rumah, ada seorang ibu berusia sekitar 70 tahun yang sering menahan nyeri akibat pengapuran pada pinggang. Ada pula putra berusia empat tahun yang sebentar lagi akan memasuki jenjang pendidikan TK. Setiap keputusan yang diambil Pak Ihsan selalu berujung pada satu pertanyaan sederhana:
Bagaimana keluarga saya bisa tetap bertahan?
Bahkan ketika mencoba berjualan kerupuk untuk menambah penghasilan, keterbatasan penglihatan membuat beliau beberapa kali menerima uang yang tidak sesuai saat bertransaksi. Kerugian demi kerugian dialami tanpa pernah beliau sadari saat itu juga.
Namun, Pak Ihsan tidak memilih menyerah. Beliau tetap berusaha mencari nafkah yang halal, meski jalannya semakin berat.
Saat Waktu Menjadi Faktor yang Sangat Berarti
Ada kondisi yang dapat menunggu. Ada pula kondisi yang justru akan semakin sulit jika terus ditunda. Terapi lanjutan untuk pemulihan tangan Pak Ihsan menjadi salah satunya. Semakin lama penanganan tertunda, semakin besar risiko pemulihan berlangsung lebih lambat. Sementara itu, kebutuhan makan keluarga tetap berjalan setiap hari. Biaya pengobatan sang ibu juga tidak bisa diabaikan. Di sisi lain, kebutuhan pendidikan putra beliau akan segera datang.
Beban-beban ini tidak datang bergantian. Semuanya hadir dalam waktu yang hampir bersamaan. Karena itulah, bantuan yang diberikan hari ini dapat menjadi penopang agar Pak Ihsan memiliki kesempatan untuk pulih, kembali bekerja, dan terus menjalankan tanggung jawabnya sebagai tulang punggung keluarga.
Bantuan untuk Pak Ihsan
Melalui program “Bantu Pak Ihsan, Tunanetra yang Berjuang Mencari Nafkah Halal Sambil Melawan Sakit”, ulurtangan.com mengajak Sahabat Kebaikan untuk bersama-sama menghadirkan harapan bagi keluarga Pak Ihsan.
Program ini merupakan hasil dari asesmen langsung yang dilakukan oleh tim relawan. Saat kunjungan, tim melihat secara langsung kondisi keluarga, kebutuhan yang paling mendesak, serta tantangan yang mereka hadapi setiap hari.
Target penggalangan dana sebesar Rp5.000.000 akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan prioritas keluarga, yaitu:
Fokus utama program ini bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi membantu Pak Ihsan memiliki kesempatan untuk kembali menjalankan pekerjaannya dan menjaga keberlangsungan kehidupan keluarganya.
Donasi Anda Akan Disalurkan Secara Amanah
Setiap amanah yang dititipkan melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan akan disalurkan sesuai kebutuhan yang telah diasesmen.
Proses penyaluran dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, dengan pendampingan oleh tim relawan. Perkembangan program akan didokumentasikan sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas kepada para donatur.
Dengan demikian, para Sahabat Kebaikan dapat mengetahui bahwa bantuan yang diberikan benar-benar diarahkan untuk kebutuhan yang telah direncanakan dalam program.
Setiap Donasi Memiliki Arti
Tidak ada donasi yang terlalu kecil ketika dilakukan bersama-sama. Setiap kontribusi memiliki peran yang saling melengkapi. Ada yang membantu biaya terapi agar Pak Ihsan memiliki kesempatan kembali bekerja. Ada yang membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga selama masa pemulihan.
Ada yang membantu pengobatan sang ibu agar hari-harinya menjadi lebih nyaman. Ada pula yang ikut membuka jalan bagi putra beliau agar dapat memulai pendidikan dengan lebih baik.
Satu donasi mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan. Namun, ketika banyak orang memilih peduli, satu per satu beban yang selama ini dipikul Pak Ihsan dapat menjadi lebih ringan.
Menjadi Bagian dari Harapan
Mungkin kita tidak dapat menghapus seluruh ujian yang sedang dihadapi Pak Ihsan. Namun kita dapat memastikan bahwa beliau tidak menghadapinya sendirian.
Hari ini, kita memiliki kesempatan menjadi bagian dari cerita yang berbeda—bukan sekadar menyaksikan perjuangan seseorang, tetapi ikut menghadirkan jalan agar perjuangan itu terus berlanjut.
Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi sebab hadirnya kemudahan bagi Pak Ihsan, kesehatan bagi ibundanya, masa depan yang lebih baik bagi putranya, serta menjadi amal kebaikan yang diterima Allah SWT.
Jika Allah melapangkan rezeki kita, mari ambil bagian dalam program bantuan ini sesuai kemampuan. Berapa pun nominal yang diberikan, insyaAllah akan menjadi ikhtiar bersama untuk membantu Pak Ihsan kembali bangkit, melanjutkan pengobatan, dan terus mencari nafkah halal bagi keluarganya.
🗳 Donasi Bantuan Pengobatan Bapak Ihsan dapat disalurkan dengan cara:
Atau transfer ke rekening:
Info & Konfirmasi:
📲 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70
Catatan:
Demi menjaga amanah dan ketertiban pengelolaan donasi, kami mohon kesediaannya untuk melakukan konfirmasi setiap transaksi donasi. Konfirmasi ini membantu kami memastikan donasi tersalurkan sesuai niat dan peruntukannya.
Apabila kebutuhan telah terpenuhi, maka kelebihan donasi akan dialihkan untuk program-program sosial lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak penerima.
Jazakumullahu khairan katsiran atas kepercayaan dan amanah yang dititipkan. Semoga Allah membalas dengan keberkahan dan pahala terbaik.
Jadilah bagian dari orang-orang baik yang telah menghadirkan Kebaikan. Sekecil apa pun, insyaAllah mampu mengubah harapan mereka yang Membutuhkan. Semoga setiap kebaikan menjadi wasilah terkabulnya Hajat dan Keberkahan.
Ulurtangan.com hadir sebagai perantara kebaikan untuk menghadirkan manfaat, harapan, dan perubahan bagi masyarakat. Dengan semangat amanah dan pengabdian, kami menjalankan program dakwah, pendidikan, kesehatan, sosial, dan kemanusiaan demi mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.
Seluruh dana yang disalurkan melalui UlurTangan.com berasal dari sumber yang sah dan halal, serta tidak terkait dengan tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan hukum yang berlaku.
© Ulurtangan.com 2026. All Rights Reserved.