Jumat Berkah di Bekasi: Amanah Donatur Hadir Menguatkan Para Pejuang Nafkah di Jalanan

Jumat Berkah di Bekasi: Amanah Donatur Hadir Menguatkan Para Pejuang Nafkah di Jalanan 31 Juli 2026 Bekasi BEKASI, (Ulurtangan.com) – Apa yang paling melelahkan dari bekerja? Bukan selalu beban fisiknya. Bagi sebagian orang, yang paling berat justru adalah tetap tersenyum ketika perut belum sempat terisi, sementara pekerjaan harus terus dijalani demi keluarga yang menunggu di rumah. Pemandangan seperti itu masih mudah dijumpai di berbagai sudut Kota Bekasi. Di tengah teriknya matahari, para pedagang kecil, buruh harian, hingga pekerja informal lainnya tetap bertahan mencari nafkah. Bahkan, sebagian dari mereka telah memasuki usia senja. Ketika banyak orang seusianya menikmati masa pensiun, mereka justru masih berdiri di pinggir jalan, berharap rezeki hari itu cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Melihat kenyataan tersebut, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali menyalurkan amanah para donatur melalui program Jumat Berkah pada 31 Juli 2026 di wilayah Bekasi. Bantuan berupa paket makanan dan minuman dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para pejuang nafkah yang masih beraktivitas di jalanan. Jalan raya sering dipandang hanya sebagai jalur lalu lintas yang sibuk. Padahal, bagi banyak orang, jalanan adalah ruang untuk bertahan hidup. Di sanalah para pekerja informal memulai hari sejak pagi. Mereka menghadapi panas, debu, kemacetan, bahkan cuaca yang tidak menentu. Penghasilan yang diperoleh pun tidak selalu pasti. Ada hari ketika dagangan laris, tetapi tidak sedikit pula hari yang berlalu tanpa membawa hasil yang cukup. Yang paling menyentuh perhatian relawan adalah kehadiran beberapa pejuang nafkah yang telah memasuki usia lanjut. Keterbatasan fisik tidak membuat mereka berhenti bekerja. Selama tenaga masih ada, mereka memilih tetap berusaha daripada menyerah pada keadaan. Pemandangan inilah yang menjadi pengingat bahwa bekerja keras bukan selalu berarti hidup berkecukupan. Dalam kegiatan tersebut, relawan membagikan beberapa paket makanan beserta minuman kepada masyarakat yang sedang berjuang mencari nafkah di jalanan Bekasi. Nilai bantuan mungkin tidak besar jika dilihat dari jumlahnya. Namun, pada waktu yang tepat, satu paket makanan dapat menjadi jeda yang mengembalikan tenaga seseorang untuk melanjutkan pekerjaannya hingga sore hari. Sering kali, kepedulian bukan diukur dari seberapa mahal yang diberikan, melainkan dari seberapa tepat bantuan itu hadir ketika benar-benar dibutuhkan. Rasulullah SAW memberikan penghormatan yang besar kepada orang-orang yang mencari nafkah dengan cara yang halal. Beliau bersabda: “Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada hasil kerja tangannya sendiri.” (HR. Bukhari) Hadis ini mengingatkan bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan jujur memiliki kemuliaan di sisi Allah SWT. Karena itu, membantu orang yang sedang berjuang mempertahankan penghasilannya bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada kerja keras mereka. Ada satu sudut pandang yang jarang dibahas. Sering kali kita menganggap bantuan hanya diberikan kepada mereka yang meminta. Padahal, banyak pejuang nafkah tidak pernah mengulurkan tangan untuk meminta belas kasihan. Mereka memilih tetap bekerja, meskipun tubuh mulai lelah. Mereka tetap melayani pembeli, mengayuh kendaraan, atau menjaga dagangan hingga malam hari. Justru karena mereka memilih bertahan dengan kehormatan itulah, kepedulian masyarakat menjadi sangat berarti. Program seperti Jumat Berkah tidak mengubah mereka menjadi penerima belas kasihan. Sebaliknya, program ini menjadi bentuk penghargaan bahwa perjuangan mereka tidak luput dari perhatian sesama. Di sela kegiatan, salah seorang penerima manfaat menyampaikan rasa syukurnya kepada para donatur yang telah berbagi rezeki. “Terima kasih donatur, semoga sehat selalu dan berkah.” Kalimat sederhana itu menjadi pengingat bahwa setiap amanah yang disalurkan bukan hanya menghadirkan makanan dan minuman, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan bagi mereka yang selama ini lebih banyak memberi tenaga daripada menerima bantuan. Bagi relawan, momen-momen seperti inilah yang menjadi alasan mengapa program Jumat Berkah terus diupayakan. Setiap senyum yang hadir adalah bukti bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat. Melalui berbagai program sosial, termasuk Jumat Berkah, Yayasan Indonesia Uluran Tangan berupaya menjembatani amanah para donatur kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Fokusnya bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menjaga nilai kemanusiaan. Setiap paket makanan yang diberikan merupakan simbol bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap perjuangan sesama. Dukungan masyarakat selama ini memungkinkan program-program seperti ini terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah. Makanan yang dibagikan mungkin hanya dinikmati dalam hitungan menit. Minuman yang diberikan mungkin habis sebelum matahari terbenam. Namun, perhatian yang menyertainya seringkali bertahan jauh lebih lama. Di tengah kerasnya kehidupan, mengetahui bahwa masih ada orang yang peduli dapat menjadi energi baru untuk melanjutkan perjuangan. Semoga amanah para donatur yang disalurkan pada Jumat Berkah di Bekasi menjadi manfaat bagi para pejuang nafkah yang menerimanya. Dan semoga semakin banyak langkah kecil yang mampu menjaga semangat mereka untuk terus berikhtiar dengan penuh kehormatan. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube πŸ“± Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Ulurtangan.com (@ulurtangancom)

Penyaluran Kursi Roda dan Selimut untuk Keluarga Dhuafa di Sunter Jaya: Ketika Satu Rumah Harus Saling Menopang di Tengah Sakit

Penyaluran Kursi Roda dan Selimut untuk Keluarga Dhuafa di Sunter Jaya: Ketika Satu Rumah Harus Saling Menopang di Tengah Sakit 28 Juli 2026 Bekasi BEKASI, (Ulurtangan.com) – Apa yang terjadi ketika seluruh anggota keluarga sama-sama membutuhkan pertolongan? Pertanyaan itu terasa sederhana, tetapi jawabannya sering kali menyimpan kenyataan yang tidak banyak terlihat. Di balik pintu sebuah rumah sederhana di Jalan Pohon Beringin RT 07/RW 03 No. 59, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terdapat sebuah keluarga yang setiap harinya saling bertahan, meski masing-masing sedang memikul ujian yang berat. Pada 28 Juli 2026, relawan Yayasan Indonesia Uluran Tangan hadir untuk menyalurkan satu kursi roda dan dua selimut kepada keluarga Bapak Sanib. Bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi keluarga yang selama ini hanya mengandalkan uluran tangan tetangga, bantuan itu menjadi penopang harapan agar hari esok terasa sedikit lebih ringan. Bapak Sanib mengalami kelumpuhan sekitar satu bulan terakhir. Sebelum kondisi itu terjadi, beliau adalah sosok yang merawat putrinya, Ibu Erna, ketika sempat mengalami stroke hingga kesulitan berjalan. Seiring berjalannya waktu, kondisi Ibu Erna mulai membaik. Harapan untuk kembali bekerja pun mulai tumbuh. Namun, tak lama setelah itu, cobaan kembali datang. Kali ini, sang ayah yang justru mengalami kelumpuhan. Kini, peran dalam keluarga berubah secara drastis. Ibu Erna yang masih berada dalam masa pemulihan harus merawat ayahnya, sekaligus mengasuh putra laki-lakinya yang berusia 10 tahun. Ujian keluarga ini belum berhenti sampai di situ. Anak semata wayang Ibu Erna diketahui mengidap Thalasemia, penyakit keturunan yang memerlukan perhatian medis secara berkala. Sejak bayi, ia juga telah kehilangan sosok ayah karena sang ayah telah meninggal dunia. Dalam satu rumah, terdapat tiga orang dengan perjuangan yang berbeda-beda, tetapi saling bergantung satu sama lain. Relawan Yayasan Indonesia Uluran Tangan menyerahkan satu unit kursi roda untuk membantu mobilitas Bapak Sanib serta dua selimut agar keluarga memiliki perlindungan yang lebih layak selama menjalani masa pemulihan. Secara jumlah, bantuan yang disalurkan terdiri dari tiga item bantuan kepada keluarga penerima manfaat. Bagi sebagian orang, kursi roda hanyalah sebuah alat. Namun bagi keluarga ini, kursi roda berarti kesempatan bagi Bapak Sanib untuk berpindah tempat dengan lebih aman tanpa harus selalu mengandalkan tenaga orang lain. Begitu pula dengan selimut. Barang yang sering dianggap biasa ternyata dapat memberikan kenyamanan bagi anggota keluarga yang kondisi fisiknya sedang menurun. Bagi Ibu Erna dan Bapak Sanib, bantuan yang diterima bukan sekadar barang, tetapi juga menjadi penguat semangat di tengah ujian yang sedang mereka hadapi. Rasa syukur itu mereka sampaikan secara langsung kepada para donatur dan relawan yang telah hadir. “Saya berterima kasih kepada para donatur atas kursi rodanya dan kepada Yayasan Indonesia Uluran Tangan atas bantuan kursi rodanya. Semoga menjadi berkah dan bermanfaat untuk kami sekeluarga.” β€” Ibu Erna Ucapan serupa juga disampaikan oleh Bapak Sanib yang berharap kebaikan para donatur dibalas dengan keberkahan. “Terima kasih kepada Yayasan Indonesia Uluran Tangan atas kursi rodanya. Semoga semakin berkah untuk semuanya dan semoga yayasannya semakin maju.” β€” Bapak Sanib Al-Qur’an mengingatkan bahwa kebaikan bukan hanya tentang memberi dalam keadaan lapang, tetapi juga menghadirkan kepedulian kepada mereka yang sedang diuji. “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8) Ayat tersebut menunjukkan bahwa nilai sebuah bantuan tidak hanya diukur dari besar kecilnya, tetapi dari keikhlasan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Dalam kehidupan sehari-hari, kepedulian sering kali diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang mampu menjaga martabat penerimanya agar tetap dapat menjalani hidup dengan lebih baik. Ada satu kenyataan yang jarang dibahas, dalam banyak keluarga, orang yang paling berat bebannya bukan selalu mereka yang sedang terbaring sakit. Terkadang justru orang yang masih harus berdiri, memasak, mengantar berobat, mencari nafkah, sekaligus menenangkan anggota keluarga lainnya. Ibu Erna berada pada posisi itu, meski kesehatannya belum pulih sepenuhnya, ia tetap berharap suatu hari nanti dapat kembali bekerja apabila kondisi dirinya dan sang ayah membaik. Harapan sederhana itulah yang menjadi pengingat bahwa bantuan sosial tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjaga peluang agar sebuah keluarga dapat kembali mandiri di masa depan. Melalui berbagai program penyaluran bantuan, Yayasan Indonesia Uluran Tangan terus berupaya menjangkau keluarga-keluarga yang menghadapi kondisi serupa. Bantuan yang diberikan tidak selalu berupa kebutuhan besar. Sering kali, barang-barang yang tepat sasaran justru mampu menghadirkan perubahan nyata bagi penerimanya. Karena itu, setiap bentuk kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan di berbagai daerah. Mereka tidak selalu meminta banyak. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah alat bantu, perlengkapan sederhana, atau kehadiran orang-orang yang bersedia peduli. Semoga penyaluran kursi roda dan dua selimut ini menjadi ikhtiar kecil yang membawa manfaat bagi Bapak Sanib, Ibu Erna, serta putranya. Dan semoga semakin banyak langkah kebaikan yang mampu menghadirkan harapan bagi keluarga-keluarga lain yang tengah berjuang menghadapi ujian hidup. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube πŸ“± Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Ulurtangan.com (@ulurtangancom)

Amanah Donatur Tersalurkan untuk Saudara Kita yang Berjuang di Jalan

Amanah Donatur Tersalurkan untuk Saudara Kita yang Berjuang di Jalan 24 Juli 2026 Kota.Bekasi BEKASI, (Ulurtangan.com) – Di setiap sudut jalan, ada banyak saudara kita yang mengawali hari dengan harapan sederhana: mendapatkan rezeki yang halal untuk dibawa pulang kepada keluarga. Mereka tetap bekerja tanpa mengenal lelah, meski panas terik maupun hujan menemani langkahnya. Di balik perjuangan itu, terkadang ada rasa lapar yang harus ditahan dan kelelahan yang dipendam demi memenuhi kebutuhan hidup. Alhamdulillah, pada 24 Juli 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali menggelar program Jumat Berkah dengan menyalurkan paket makanan dan minuman kepada para pejuang nafkah di berbagai titik di wilayah Bekasi. Melalui amanah dari para donatur, kami berharap setiap paket yang dibagikan tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka yang sedang berjuang mencari rezeki halal. Sejak pagi, dua relawan Yayasan Indonesia Uluran Tangan memulai rangkaian kegiatan dengan membeli paket makanan yang akan dibagikan. Setelah seluruh kebutuhan tersedia, makanan dan minuman disusun serta dirapikan agar siap disalurkan kepada para penerima manfaat. Setiap paket yang kami siapkan merupakan amanah dari para sahabat kebaikan. Karena itu, kami berusaha memastikan semuanya tersusun dengan baik sebelum memulai perjalanan menyusuri jalanan Kota Bekasi. Perjalanan pun dimulai. Kami menyusuri berbagai ruas jalan, gang, hingga sudut-sudut kota untuk mencari saudara-saudara yang masih bekerja mencari nafkah. Alhamdulillah, kami bertemu dengan para pemulung yang sedang mendorong gerobaknya, tukang becak yang menunggu penumpang, tukang rongsok yang berkeliling dari rumah ke rumah, serta masyarakat yang membutuhkan. Satu per satu paket makanan dan minuman kami serahkan secara langsung. Meskipun bantuan yang diberikan sederhana, senyum dan rasa syukur yang terpancar dari wajah mereka menjadi hadiah yang begitu berharga bagi kami. Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika kami bertemu seorang tukang rongsok yang baru saja selesai berkeliling sejak pagi. Beliau menerima paket makanan dengan wajah penuh haru, lalu mengangkat kedua tangannya seraya berdoa, “Terima kasih donatur, banyak rezekinya, sehat badannya, panjang umurnya, biar berkah.” Doa yang tulus itu membuat kami kembali menyadari bahwa setiap sedekah yang dititipkan para donatur tidak hanya menghadirkan makanan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang. Di setiap pelaksanaan Jumat Berkah, kami selalu belajar bahwa berbagi bukanlah tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan tentang kepedulian untuk hadir di tengah saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sebungkus makanan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seseorang yang belum sempat makan sejak pagi, bantuan itu dapat menjadi penyemangat untuk melanjutkan perjuangannya. Rasulullah SAW bersabda: “Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim) Allah SWT juga berfirman: “Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Saba’: 39) Dalil tersebut menjadi pengingat bahwa setiap harta yang disedekahkan di jalan Allah tidak akan sia-sia. Justru Allah SWT menjanjikan keberkahan dan balasan yang lebih baik bagi hamba-hamba-Nya yang gemar berbagi. Alhamdulillah, program Jumat Berkah kembali menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan berupa paket makanan dan minuman telah diterima oleh para pejuang nafkah di jalanan, mulai dari pemulung, tukang becak, tukang rongsok, hingga masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat terus menghadirkan manfaat yang nyata, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat saling peduli di tengah kehidupan masyarakat. InsyaAllah, setiap paket makanan yang dibagikan menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mempercayakan amanahnya melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Berkat kepedulian dan keikhlasan Anda, senyum serta doa dari para pejuang nafkah kembali menghiasi perjalanan program Jumat Berkah. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan rezeki yang lebih luas, kesehatan yang senantiasa terjaga, umur yang penuh keberkahan, serta pahala yang terus mengalir. Mari terus bersama menebarkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. InsyaAllah, setiap uluran tangan yang diberikan dengan ikhlas akan menjadi cahaya amal yang menemani perjalanan kita menuju ridha Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube πŸ“± Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70

Bantu Warga Buruh Tani, Program Sedekah Barangku Ulurtangan Salurkan Ratusan Pakaian Layak di Pelosok Sukabumi

Bantu Warga Buruh Tani, Program Sedekah Barangku Ulurtangan Salurkan Ratusan Pakaian Layak di Pelosok Sukabumi 24 Juli 2026 Sukabumi SUKABUMI, (Ulurtangan.com) – Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, atas izin Allah SWT serta dukungan para donatur, Ulurtangan.com kembali menghadirkan kebahagiaan melalui Program Sedekah Barangku. Kali ini, ratusan pakaian layak pakai dan perlengkapan ibadah berhasil didistribusikan kepada masyarakat di Kampung Tipar, Desa Cikiray, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Kampung Tipar merupakan salah satu wilayah pelosok yang mayoritas warganya bekerja sebagai buruh tani. Dengan penghasilan yang terbatas, kebutuhan sandang masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga. Kehadiran bantuan ini menjadi angin segar yang membawa kebahagiaan dan harapan bagi masyarakat setempat. Sejak pagi hari, warga telah berkumpul dengan penuh antusias menyambut kedatangan relawan. Senyum tulus dan wajah penuh syukur terlihat saat mereka memilih pakaian yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Bagi sebagian penerima manfaat, bantuan ini bukan sekadar pakaian, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak saudara seiman yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan. Allah SWT berfirman: “Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup, sedang kamu sedikit pun tidak akan dizalimi.” (QS. Al-Baqarah: 272) Selain pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah turut disalurkan agar dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih baik. Semoga setiap pakaian yang dikenakan dan setiap ibadah yang dilakukan dengan perlengkapan tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur. Dalam kesempatan tersebut, beberapa perwakilan warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh donatur Ulurtangan.com. Dengan penuh haru, mereka mendoakan agar Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda, melimpahkan kesehatan, keberkahan keluarga, serta melancarkan rezeki para donatur. Mereka juga berharap Program Sedekah Barangku dapat kembali hadir di masa mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat pelosok yang dapat merasakan manfaatnya. Kami mengucapkan Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan sedekah barangnya melalui Program Sedekah Barangku. Setiap pakaian yang disumbangkan bukan hanya memberikan kehangatan bagi penerimanya, tetapi juga menghadirkan senyum, menjaga kehormatan saudara yang membutuhkan, serta menjadi wasilah kebaikan yang insyaAllah bernilai pahala di sisi Allah SWT. Semoga Allah menerima setiap amal kebaikan, melipatgandakan balasannya, dan menjadikan Program Sedekah Barangku sebagai jalan hadirnya lebih banyak manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai pelosok Indonesia. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. Mari Ubah Barang yang Tak Terpakai Menjadi Ladang Pahala Masih punya pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, atau barang bermanfaat lainnya yang sudah tidak digunakan? Jangan biarkan hanya tersimpan di lemari atau bahkan berakhir menjadi mubazir. Melalui Program Sedekah Barangku Ulurtangan.com, barang-barang yang sudah tidak terpakai di rumah Anda dapat menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi saudara-saudara kita di pelosok yang masih sangat membutuhkannya. InsyaAllah, setiap barang yang Anda sedekahkan akan kami salurkan kepada penerima manfaat yang tepat, sehingga menjadi amal jariyah yang terus mengalir selama masih digunakan. Mari bersedekah dengan apa yang kita miliki, karena bisa jadi sesuatu yang biasa bagi kita adalah anugerah yang sangat berharga bagi mereka. πŸ“¦ Siap bersedekah barang? Klik “Sedekah Barang Sekarang” untuk melihat informasi lengkap mengenai jenis barang yang dapat didonasikan dan tata cara pengirimannya. πŸ“± Atau hubungi Admin Sedekah Barangku di 0812-8070-0040 untuk konsultasi maupun penjemputan donasi (sesuai area layanan). Jangan biarkan barang layak pakai menjadi mubazir. Ubah menjadi manfaat, tebarkan keberkahan, dan hadirkan senyum untuk saudara-saudara kita di pelosok bersama Ulurtangan.com. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube πŸ“± Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70

Pakaian yang Menghangatkan Hati: Sedekah Barangku Hadir Membersamai Perjuangan Keluarga Bapak Akil

Pakaian yang Menghangatkan Hati: Sedekah Barangku Hadir Membersamai Perjuangan Keluarga Bapak Akil BEKASI, (Ulurtangan.com) – Tidak semua orang membutuhkan sesuatu yang mewah. Terkadang, pakaian yang masih layak pakai dapat menjadi penyemangat bagi sebuah keluarga untuk menjalani hari dengan lebih percaya diri dan penuh harapan. Alhamdulillah, melalui Program Sedekah Barangku, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali dipertemukan dengan sebuah keluarga yang mengajarkan makna ketulusan dan perjuangan. Di balik kesederhanaan hidup, kami melihat kasih sayang yang begitu besar dari sepasang suami istri yang memilih merawat anak-anak yatim di tengah keterbatasan ekonomi mereka. Semoga setiap langkah kecil dalam berbagi ini menjadi wasilah hadirnya keberkahan bagi para donatur, relawan, dan seluruh pihak yang turut menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan. Pada 16 Juli 2026, tim relawan Yayasan Indonesia Uluran Tangan melaksanakan rangkaian kegiatan Program Sedekah Barangku di wilayah Bekasi. Perjalanan dimulai dari gudang Sedekah Barangku. Bersama tiga orang relawan, kami terlebih dahulu menyortir pakaian-pakaian yang telah diamanahkan oleh para donatur. Setiap pakaian diperiksa dengan teliti agar benar-benar layak pakai, bersih, dan sesuai dengan kebutuhan calon penerima manfaat. Setelah proses penyortiran selesai, kami melakukan survei langsung ke kediaman Bapak Akil. Dari hasil kunjungan tersebut, kami mendapati bahwa beliau memang termasuk keluarga yang layak menerima bantuan. Bapak Akil yang kini berusia 59 tahun sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir. Ketika ada kesempatan, beliau juga mencoba mencari tambahan penghasilan dengan menjadi ojek pada malam hari. Namun penghasilannya sangat tidak menentu. Bahkan tidak jarang beliau pulang tanpa membawa penghasilan karena sepeda motor yang digunakan sudah tidak layak dan tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan. Di rumah sederhana yang dikontrak dengan biaya sekitar Rp500.000 per bulan, Bapak Akil bersama istrinya, Ibu Wahyuningsih (56 tahun), merawat dua anak yatim berusia 7 tahun dan 5 tahun yang telah kehilangan kedua orang tuanya. Selain itu, mereka juga tinggal bersama seorang keponakan berusia 20 tahun. Di tengah keterbatasan tersebut, mereka masih harus mempersiapkan kebutuhan pendidikan kedua anak yang akan memasuki jenjang SD dan TK. Melihat kondisi tersebut, insyaAllah amanah dari para donatur dapat disalurkan dengan tepat sasaran. Tim kemudian menyerahkan 1 karung pakaian layak pakai yang berisi pakaian dewasa dan anak-anak untuk memenuhi kebutuhan lima orang penerima manfaat. Suasana haru begitu terasa saat bantuan diterima. Dengan mata yang berkaca-kaca, Bapak Akil menyampaikan rasa syukurnya kepada seluruh pihak yang telah peduli. “Terima kasih donatur dan Yayasan Indonesia Uluran Tangan yang telah membantu saya. Saya ucapkan banyak terima kasih. Semoga semuanya dipanjangkan umur, diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin.”Bapak Akil Di sela perbincangan, Ibu Wahyuningsih juga mengungkapkan harapan sederhana yang begitu menyentuh hati. Sebagai seorang ibu, keinginan terbesarnya bukanlah kemewahan, melainkan melihat anak-anak yang diasuhnya dapat terus mengenyam pendidikan. “Harapan saya anak-anak saya bisa sekolah semuanya, tapi saya buat beli seragam aja belum mampu.”Ibu Wahyuningsih Ucapan tersebut menjadi pengingat bagi kami bahwa masih banyak keluarga yang berjuang memenuhi kebutuhan paling mendasar. Bantuan pakaian yang disalurkan mungkin terlihat sederhana, tetapi di baliknya tersimpan kepedulian, kasih sayang, dan harapan baru yang tumbuh dari kebaikan para donatur. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa melepaskan satu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, niscaya Allah akan melepaskan satu kesusahan darinya pada hari kiamat. Barang siapa memudahkan urusan orang yang sedang mengalami kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.” (HR. Muslim No. 2699) Hadits ini mengingatkan kita bahwa setiap bentuk kepedulian, termasuk berbagi pakaian yang masih layak pakai, merupakan amal yang sangat dicintai Allah SWT. Semoga setiap helai pakaian yang disedekahkan menjadi saksi kebaikan dan mengalirkan pahala yang terus berlipat. Melalui kegiatan ini, lima orang penerima manfaat memperoleh pakaian yang masih layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan sebagian beban ekonomi keluarga sehingga dana yang terbatas dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya, termasuk pendidikan anak-anak. Lebih dari sekadar menyalurkan pakaian, kegiatan ini mempererat ukhuwah antara para donatur, relawan, dan masyarakat yang membutuhkan. Kami belajar bahwa barang yang sudah tidak lagi digunakan oleh satu keluarga dapat menjadi nikmat yang sangat berarti bagi keluarga lainnya. Harapan terbesar kami, semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi pakaian, perlengkapan sekolah, maupun kebutuhan pokok lainnya. InsyaAllah, setiap sedekah yang diberikan akan menjadi jalan hadirnya keberkahan bagi pemberi dan penerima. Kami juga mengajak seluruh sahabat kebaikan untuk turut mendoakan agar Allah SWT memudahkan rezeki Bapak Akil dan keluarga, melapangkan jalan pendidikan bagi anak-anak yang mereka rawat, serta mengangkat setiap kesulitan yang sedang dihadapi. Terima kasih kepada seluruh donatur Program Sedekah Barangku, para relawan, dan semua pihak yang telah mempercayakan amanah kebaikannya kepada Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda. Jika di rumah masih terdapat pakaian, perlengkapan sekolah, buku, atau barang lain yang masih layak pakai namun sudah tidak digunakan, jangan biarkan hanya tersimpan. Bisa jadi, barang tersebut adalah jawaban atas doa keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya. Mari terus hadirkan manfaat melalui Program Sedekah Barangku Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Bersama, kita dapat memperluas amal kebaikan, menguatkan ukhuwah, dan menghadirkan harapan bagi keluarga dhuafa serta anak-anak yatim yang membutuhkan. Semoga Allah SWT menerima setiap sedekah yang kita tunaikan, melapangkan rezeki para donatur, menjaga kesehatan dan umur yang penuh keberkahan, serta menjadikan setiap kebaikan sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 https://youtube.com/shorts/4jsSUam5_xE?si=LXwGEUwmocKGWvxD

Dari Donatur untuk Pejuang Nafkah, Menebar Manfaat di Hari Penuh Berkah

Dari Donatur untuk Pejuang Nafkah, Menebar Manfaat di Hari Penuh Berkah BEKASI, (Ulurtangan.com) – Di balik ramainya aktivitas kota, ada banyak saudara kita yang tetap berjuang mencari rezeki halal sejak pagi hingga sore. Mereka menyusuri jalanan dengan penuh kesabaran, berharap setiap usaha yang dilakukan dapat mencukupi kebutuhan keluarga di rumah. Alhamdulillah, pada Jumat, 17 Juli 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali melaksanakan program Jumat Berkah dengan menyalurkan makanan dan minuman kepada para pejuang nafkah serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Bekasi. Melalui amanah dari para sahabat kebaikan, program ini menjadi ikhtiar sederhana untuk menghadirkan kebahagiaan, menguatkan semangat, dan menunjukkan bahwa masih banyak hati yang peduli kepada mereka yang setiap hari bekerja keras di jalanan. Kegiatan diawali dengan dua relawan yang melakukan persiapan sejak pagi. Kami terlebih dahulu membeli makanan yang akan dibagikan kepada para penerima manfaat. Setelah seluruh makanan siap, perjalanan dilanjutkan dengan membeli minuman agar setiap paket yang diberikan dapat dinikmati sebagai bekal makan siang. Sesampainya di lokasi persiapan, seluruh makanan dan minuman disusun serta dirapikan dengan penuh kehati-hatian. Bagi kami, setiap paket bukan sekadar makanan, melainkan amanah dari para donatur yang harus disampaikan kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Setelah semua siap, kami mulai berkeliling menyusuri berbagai ruas jalan di Kota Bekasi. Dalam perjalanan tersebut, kami mencari saudara-saudara kita yang masih berjuang mencari nafkah, seperti tukang becak, penjual roti keliling, pemulung, serta masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah, satu per satu paket makanan dan minuman berhasil kami salurkan secara langsung. Kami menyapa mereka, berbincang sejenak, lalu menyerahkan bantuan dengan harapan dapat menjadi penyemangat di tengah aktivitas mereka. Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika kami bertemu seorang tukang becak yang sedang beristirahat di bawah rindangnya pohon setelah mengayuh becaknya sejak pagi. Dengan wajah penuh syukur, beliau menerima paket makanan sambil tersenyum dan berkata, “Alhamdulillah buat makan siang, terima kasih donatur, sehat selalu.” Kalimat sederhana itu begitu membekas di hati kami. Bukan karena panjangnya ucapan, tetapi karena tersimpan rasa syukur yang begitu tulus. Kami kembali menyadari bahwa perhatian kecil yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi penyemangat bagi seseorang yang sedang berjuang mencari nafkah. Di setiap perjalanan Jumat Berkah, kami selalu menemukan pelajaran tentang kesabaran, kerja keras, dan keteguhan hati. Mereka yang kami temui tidak pernah menyerah dengan keadaan. Meski hidup penuh keterbatasan, mereka tetap berusaha mencari rezeki yang halal dengan penuh kejujuran. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan melapangkan rezeki mereka. Allah SWT berfirman: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261) Rasulullah SAW juga bersabda: “Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim) Ayat dan hadits tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas tidak akan mengurangi rezeki, bahkan Allah SWT akan melipatgandakan keberkahan bagi orang-orang yang gemar berbagi.Alhamdulillah, program Jumat Berkah kembali menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan berupa makanan dan minuman memang sederhana, namun di balik kesederhanaan itu tersimpan perhatian, kasih sayang, dan semangat untuk saling menguatkan. Kami berharap program ini dapat terus menjangkau lebih banyak pejuang nafkah di berbagai sudut kota, sehingga semakin banyak saudara kita yang merasakan manfaat dari kepedulian para donatur. Semoga setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini menjadi sebab hadirnya keberkahan bagi para penerima manfaat, relawan, dan seluruh sahabat kebaikan yang telah mendukung program ini. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mempercayakan amanahnya melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap makanan yang dibagikan, setiap doa yang terucap, dan setiap senyum yang terukir di wajah para penerima manfaat adalah buah dari kepedulian yang telah Sahabat titipkan. Mari terus bersama menebar manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang mencari nafkah. InsyaAllah, setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menjadi jalan menuju keberkahan hidup di dunia maupun akhirat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan kita, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, serta mempertemukan kita dengan kebahagiaan di dunia dan surga-Nya kelak. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 https://youtube.com/shorts/GrdLXZL6aEA?si=66rQ_f6l7R0SBCgG

Fasilitas Ambulans dan Pendampingan Pemulasaran untuk Keluarga Dhuafa yang Berduka

Fasilitas Ambulans dan Pendampingan Pemulasaran untuk Keluarga Dhuafa yang Berduka BEKASI, (Ulurtangan.com) – Setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Allah SWT. Kepergian seseorang bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Di tengah suasana kehilangan, kehadiran orang-orang yang membantu dengan tulus menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan. Karena itulah, pelayanan pemulasaran jenazah menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki nilai ibadah dan kemuliaan di sisi Allah SWT. Alhamdulillah, pada 12 Juli 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali mendapatkan amanah untuk mendampingi proses pemulasaran jenazah Almarhum H. Suhaimi di wilayah Bekasi. Melalui layanan ini, relawan turut membantu keluarga mulai dari proses awal hingga pemakaman, termasuk menyediakan fasilitas ambulans untuk mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Setelah menerima informasi dari pihak keluarga, tim relawan segera bersiap menuju lokasi untuk memberikan pendampingan. Dalam kondisi duka, keluarga tentu membutuhkan bukan hanya bantuan tenaga, tetapi juga kehadiran orang-orang yang dapat membantu proses pemulasaran dengan tenang, sesuai syariat Islam, dan penuh penghormatan. Relawan Yayasan Indonesia Uluran Tangan turut mendampingi setiap tahapan pemulasaran jenazah, mulai dari proses awal hingga seluruh rangkaian pengurusan selesai dilaksanakan. Selain membantu proses pemulasaran, Yayasan Indonesia Uluran Tangan juga menyediakan fasilitas ambulans yang digunakan untuk mengantarkan jenazah menuju lokasi pemakaman. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga, khususnya keluarga dhuafa yang sedang menghadapi masa-masa sulit. Suasana haru begitu terasa sepanjang proses berlangsung. Di tengah isak tangis keluarga, relawan berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan penuh rasa hormat dan menjaga amanah yang telah dipercayakan. Bagi kami, setiap proses pemulasaran bukan sekadar pelayanan sosial, tetapi juga pengingat bahwa suatu saat nanti setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT. Karena itu, setiap amanah dijalankan dengan penuh kehati-hatian, keikhlasan, dan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Melalui pelayanan ini, kami berharap keluarga dapat lebih fokus mendoakan almarhum tanpa harus terbebani oleh berbagai proses teknis yang harus diselesaikan. Allah SWT berfirman: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-‘Ankabut: 57) Rasulullah SAW juga bersabda: “Barang siapa yang mengiringi jenazah seorang muslim karena iman dan mengharap pahala hingga dishalatkan dan dimakamkan, maka ia pulang dengan membawa dua qirath pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim) Ayat dan hadits tersebut mengingatkan bahwa mengurus dan mengantarkan jenazah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang memiliki pahala besar serta menjadi bagian dari hak seorang muslim atas muslim lainnya. Alhamdulillah, seluruh rangkaian pendampingan pemulasaran jenazah Almarhum H. Suhaimi dapat berjalan dengan lancar. Bantuan berupa fasilitas ambulans serta pendampingan relawan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka dan memastikan proses pemulasaran berlangsung sesuai syariat Islam. Kami berharap layanan ini dapat terus menjadi manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga dhuafa yang membutuhkan bantuan ketika menghadapi musibah kehilangan orang tercinta. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Almarhum H. Suhaimi, melapangkan kuburnya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik disisi-Nya. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mendukung berbagai layanan kemanusiaan Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Melalui kepedulian yang Sahabat titipkan, kami dapat terus menghadirkan pelayanan pemulasaran jenazah dan ambulans bagi keluarga yang membutuhkan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menjadi pemberat timbangan amal di hadapan Allah SWT. Mari terus bersama menebar manfaat dan saling menguatkan dalam setiap fase kehidupan, termasuk ketika saudara-saudara kita sedang menghadapi musibah kehilangan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, dan kemudahan kepada kita semua. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Ulurtangan.com (@ulurtangancom)

Bantuan Tahap Ketiga untuk Ustadz Abdul Latif, Menjaga Harapan Seorang Guru Ngaji di Tengah Perjuangan Melawan Penyakit Keras

Bantuan Tahap Ketiga untuk Ustadz Abdul Latif, Menjaga Harapan Seorang Guru Ngaji di Tengah Perjuangan Melawan Penyakit Keras BANDUNG, (Ulurtangan.com) – Di balik setiap ilmu Al-Qur’an yang diajarkan, ada pengorbanan seorang guru yang mengabdikan hidupnya untuk membimbing umat. Ketika sosok yang selama ini menguatkan orang lain justru diuji dengan penyakit yang berat, sudah sepatutnya kita hadir membersamai perjuangannya dengan doa dan kepedulian. Alhamdulillah, pada 12 Juli 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali menyalurkan bantuan pengobatan tahap ketiga kepada Ustadz Abdul Latif, seorang guru ngaji sekaligus pengajar di sekolah swasta yang saat ini masih berjuang melawan tumor ganas di lengan kirinya. Berkat amanah dari para sahabat kebaikan, bantuan tunai sebesar Rp500.000 kembali disalurkan sebagai bentuk dukungan agar beliau tetap memiliki semangat menjalani proses pengobatan dan pemulihan. Perjuangan Ustadz Abdul Latif belum berakhir. Setelah sebelumnya menjalani perawatan di Tasikmalaya, kini beliau harus dirujuk ke RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Karena lokasi rumah beliau berada di Tasikmalaya, selama menjalani pengobatan beliau sementara tinggal di sebuah rumah singgah di Kota Bandung agar lebih mudah menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara berkala. Kondisi tersebut tentu menjadi ujian yang tidak ringan. Selain harus berjuang melawan rasa sakit akibat tumor yang terus berkembang, beliau juga harus menjalani kehidupan jauh dari rumah demi mendapatkan penanganan terbaik. Dahulu, Ustadz Abdul Latif dikenal sebagai sosok yang aktif mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dan masyarakat sekitar. Beliau juga mengabdikan diri sebagai pengajar di sekolah swasta serta menjadi tempat masyarakat bertanya mengenai ilmu agama. Namun sejak penyakitnya semakin memburuk, seluruh aktivitas dakwah dan mengajar terpaksa berhenti. Hari-harinya kini lebih banyak dihabiskan untuk menjalani pengobatan sambil menahan rasa nyeri yang sering datang, terutama saat malam hari. Sebelumnya, Yayasan Indonesia Uluran Tangan telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp300.000, kemudian bantuan tahap kedua sebesar Rp500.000. Alhamdulillah, pada kesempatan ini kembali disalurkan bantuan tahap ketiga sebesar Rp500.000 sebagai bentuk keberlanjutan dukungan dari para donatur. Meski nominal tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengobatan yang harus dijalani, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan biaya hidup selama berada di Bandung serta kebutuhan pengobatan yang masih terus berlangsung. Saat menjenguk beliau di rumah singgah, kami melihat semangat yang tetap terjaga meski tubuhnya semakin lemah. Di tengah ujian yang berat, beliau tetap menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan doa dari banyak orang. Bagi kami paraΒ  relawan, pertemuan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan seorang guru ngaji tidak berhenti ketika beliau tidak lagi mampu mengajar. Justru pada saat seperti inilah, kita memiliki kesempatan untuk membalas jasa orang-orang yang selama ini mengajarkan Al-Qur’an kepada umat. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6) Rasulullah SAW juga bersabda: “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Ayat dan hadits tersebut mengajarkan bahwa setiap ujian akan selalu disertai pertolongan Allah SWT, dan salah satu jalan hadirnya pertolongan itu adalah melalui kepedulian dari sesama. Alhamdulillah, bantuan tahap ketiga sebesar Rp500.000 telah tersampaikan kepada Ustadz Abdul Latif. Dengan demikian, total bantuan yang telah disalurkan melalui para sahabat kebaikan mencapai Rp1.300.000, terdiri dari bantuan tahap pertama sebesar Rp300.000, tahap kedua Rp500.000, dan tahap ketiga Rp500.000. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani pengobatan di Bandung serta menjadi penyemangat bagi beliau untuk terus berikhtiar dan bersabar menghadapi ujian yang sedang Allah SWT berikan. Semoga Allah SWT mengangkat penyakit beliau, memberikan kesembuhan terbaik, dan mengembalikan beliau agar dapat kembali mengajar serta menyebarkan ilmu Al-Qur’an kepada masyarakat. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang terus membersamai perjuangan Ustadz Abdul Latif melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap rupiah yang disedekahkan, setiap doa yang dipanjatkan, dan setiap bentuk kepedulian yang diberikan telah menjadi penguat bagi seorang guru ngaji yang sedang berjuang melawan penyakit. Mari terus hadir untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama para guru ngaji, lansia dhuafa, dan pejuang kesembuhan yang sedang diuji oleh Allah SWT. Semoga setiap amal yang kita titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menghadirkan keberkahan di dunia, dan menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 https://youtube.com/shorts/Xdms6MNTPSE?si=ccJ–EIrEmapgZhc

Dukungan untuk Ustadz Abdul Latif, Bantuan Tahap Kedua Hadir Menguatkan Perjuangan Seorang Guru Ngaji Melawan Penyakit

Dukungan untuk Ustadz Abdul Latif, Bantuan Tahap Kedua Hadir Menguatkan Perjuangan Seorang Guru Ngaji Melawan Penyakit Tasikmalaya, (Ulurtangan.com) – Di balik setiap ayat Al-Qur’an yang diajarkan, ada perjuangan seorang guru yang dengan ikhlas mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan umat. Namun, tidak semua pejuang dakwah menjalani hari-hari yang mudah. Sebagian dari mereka harus menghadapi ujian berat yang menguras tenaga, harta, bahkan kesehatan. Alhamdulillah, pada 20 Mei 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali menyalurkan bantuan tahap kedua kepada Ustadz Abdul Latif, seorang guru ngaji dan pengajar di sekolah swasta yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit tumor pada lengan kirinya. Sebelumnya, melalui kunjungan pertama, amanah para donatur telah disalurkan berupa bantuan awal sebesar Rp300.000 untuk membantu kebutuhan mendesak beliau. Pada kesempatan kali ini, berkat kepedulian para sahabat kebaikan, kembali disalurkan bantuan tahap kedua sebesar Rp500.000 sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani pengobatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perjalanan menuju kediaman Ustadz Abdul Latif kembali mengingatkan kami bahwa di luar sana masih banyak pejuang agama yang membutuhkan uluran tangan. Dahulu, Ustadz Abdul Latif dikenal sebagai sosok yang aktif mengajar Al-Qur’an di lingkungan masyarakat. Beliau juga mengabdikan diri sebagai guru di sebuah sekolah swasta dan menjadi tempat masyarakat belajar agama serta meminta nasihat. Kehadirannya selalu dinantikan oleh para santri dan warga sekitar. Namun ujian Allah datang menghampiri. Tumor yang tumbuh pada lengan kirinya semakin membesar hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi kesehatannya terus menurun, membuat beliau tidak lagi mampu berdiri lama, apalagi mengajar sebagaimana dahulu. Kini sebagian besar waktunya dihabiskan di atas tempat tidur. Ketika malam tiba, rasa nyeri yang datang semakin hebat sehingga membuat beliau sulit beristirahat. Meski demikian, beliau tetap berusaha bersabar dan terus berharap kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan. Pada kunjungan sebelumnya, kami telah menyalurkan bantuan awal sebesar Rp300.000. Alhamdulillah, pada penyaluran kali ini kami kembali membawa amanah para donatur berupa bantuan tunai tahap kedua sebesar Rp500.000. Meski nilainya tidak seberapa dibandingkan kebutuhan pengobatan yang harus dijalani, kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban beliau dan keluarganya. Saat menyerahkan bantuan, kami melihat senyum haru yang terpancar dari wajah Ustadz Abdul Latif dan keluarganya. Di tengah ujian yang begitu berat, perhatian dari para donatur menjadi penguat bahwa masih banyak saudara seiman yang peduli terhadap perjuangan beliau. Bagi kami para relawan, kunjungan ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa orang-orang yang selama ini mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat juga membutuhkan perhatian dan dukungan ketika sedang diuji oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah hanya akan menyempurnakan pahala orang-orang yang sabar tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10) Rasulullah SAW juga bersabda: “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Ayat dan hadits tersebut mengajarkan bahwa kesabaran dalam menghadapi ujian dan kepedulian terhadap sesama merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Alhamdulillah, bantuan tahap kedua sebesar Rp500.000 telah diterima oleh Ustadz Abdul Latif sebagai lanjutan dari bantuan awal sebesar Rp300.000 yang sebelumnya telah disalurkan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pengobatan dan kebutuhan sehari-hari beliau selama menjalani masa pemulihan. Lebih dari itu, kami berharap kepedulian dari para donatur dapat menjadi penguat semangat bagi Ustadz Abdul Latif agar tetap tabah menghadapi ujian yang sedang Allah SWT berikan. InsyaAllah, doa dan dukungan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan ikhtiar beliau menuju kesembuhan.Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mempercayakan amanahnya melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap bantuan yang diberikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi seorang guru ngaji yang selama ini mengabdikan hidupnya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada umat. Mari terus bersama menghadirkan manfaat bagi para guru ngaji, lansia dhuafa, serta saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Semoga setiap sedekah yang kita titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, mendatangkan keberkahan rezeki, kesehatan, dan menjadi pemberat timbangan amal di sisi Allah SWT. Semoga Allah SWT mengangkat penyakit Ustadz Abdul Latif, memberikan kesembuhan terbaik, serta membalas seluruh kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70

Menebar Kepedulian di Hari Jumat untuk Tukang Jahit Keliling, Ojol, dan Masyarakat Membutuhkan

Menebar Kepedulian di Hari Jumat untuk Tukang Jahit Keliling, Ojol, dan Masyarakat Membutuhkan BEKASI, (Ulurtangan.com) – Di tengah hiruk pikuk jalanan, ada banyak saudara kita yang sejak pagi hingga petang terus berjuang mencari rezeki halal. Dengan langkah yang tak pernah berhenti, mereka berkeliling menjajakan dagangan, menjaga parkir kendaraan, atau menunggu pesanan datang demi memenuhi kebutuhan keluarga. Alhamdulillah, pada Jumat, 10 Juli 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali melaksanakan program Jumat Berkah dengan menyalurkan makanan dan minuman kepada para pejuang nafkah di berbagai titik di wilayah Bekasi. Melalui amanah para donatur, kami berharap program berkelanjutan sederhana ini dapat menghadirkan kebahagiaan, menguatkan semangat mereka yang sedang berjuang, sekaligus menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara yang peduli dan ingin berbagi. Kegiatan diawali dengan dua relawan yang melakukan persiapan sejak pagi. Perjalanan pertama dimulai dengan membeli makanan yang akan dibagikan kepada para penerima manfaat. Setelah itu, relawan melanjutkan perjalanan untuk membeli minuman sebagai pelengkap paket Jumat Berkah. Sesampainya di lokasi persiapan, seluruh makanan dan minuman kemudian disusun serta dirapikan agar memudahkan proses penyaluran. Setiap paket dipersiapkan dengan penuh perhatian karena kami percaya bahwa amanah dari para donatur harus disampaikan dengan sebaik-baiknya. Setelah semua siap, perjalanan pun dimulai menyusuri berbagai ruas jalan di Kota Bekasi. Kami berkeliling mencari saudara-saudara yang masih bekerja di bawah teriknya matahari, mulai dari tukang jahit keliling, penjual jamu keliling, pengemudi ojek online, tukang parkir, hingga masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah, satu per satu paket makanan dan minuman dapat disalurkan secara langsung. Kami menyapa mereka, berbincang sejenak, lalu menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan ukhuwah. Salah satu momen yang paling menghangatkan hati terjadi ketika kami bertemu seorang tukang jamu keliling yang sedang beristirahat setelah berkeliling menjajakan dagangannya. Dengan senyum tulus beliau menerima paket makanan sambil mengucapkan doa. “Terima kasih donatur, semoga sehat selalu. Aamiin.” Doa sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menghadirkan harapan, semangat, dan kebahagiaan bagi mereka yang menerimanya. Di setiap perjalanan Jumat Berkah, kami kembali belajar bahwa para pejuang nafkah adalah sosok-sosok yang luar biasa. Mereka tetap bekerja keras dengan penuh kesabaran meski harus menghadapi berbagai keterbatasan. Semoga kehadiran kami di tengah perjalanan mereka dapat menjadi penyemangat untuk terus melangkah dan menjadi bukti bahwa kepedulian masih tumbuh di tengah masyarakat. Allah SWT berfirman: “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki.”(QS. Al-Baqarah: 261) Rasulullah SAW juga bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Ahmad) Ayat dan hadits tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang diberikan dengan ikhlas akan menjadi amal yang bernilai di sisi Allah SWT dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Alhamdulillah, program Jumat Berkah kembali menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan berupa makanan dan minuman memang sederhana, namun bagi para pejuang nafkah yang masih bekerja di jalanan, perhatian kecil seperti ini mampu menghadirkan rasa syukur dan semangat baru. Bagi kami para relawan, setiap pertemuan dengan para penerima manfaat menjadi pelajaran berharga tentang kerja keras, kesabaran, dan pentingnya saling peduli. Kami berharap program ini dapat terus berjalan secara istiqamah sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang merasakan manfaatnya. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur, relawan, dan sahabat kebaikan yang telah mempercayakan amanahnya melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap makanan yang dibagikan, setiap doa yang terucap, dan setiap senyum yang hadir adalah buah dari kepedulian yang telah Sahabat titipkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan rezeki yang lapang, kesehatan yang berkah, serta pahala yang terus mengalir. Mari terus hidupkan semangat berbagi, karena sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan dapat menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang mencari nafkah. InsyaAllah, setiap langkah menuju kebaikan akan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah πŸ“‘ Saluran Whatsapp πŸ–₯️ Facebook πŸ“· Instagram πŸ’½ Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:β•°β”ˆβž€ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Ulurtangan.com (@ulurtangancom)