peduli yatim

Dhika Belanja Perlengkapan Usaha, Relawan Ulur tangan Salurkan Modal Usaha

SURAKARTA (Ulur tangan.com) – Mengawali usaha, Angger Dhika Pratama mulai menyiapkan perlengkapan untuk membuka dagangan “street food”. Diantar oleh Relawan Ulurtangan, ke salah satu toko alat rumah tangga, ia belanja kebutuhan yang akan digeluti sebagai penambah ekonomi keluarga, Rabu (26/6/2024). Modal usaha dari para donatur untuk anak yatim ini telah diterima langsung bersama sang Bunda yang menjadi penyandang disabilitas. Ibu Juminem turut senang dengan bantuan yang telah diterima untuk modal usaha anaknya. Dhika mengucapkan terima kasih atas perhatian para donatur Ulurtangan. “Saya mengucapkan banyak terima kasih telah menerima bantuan ini, segera saya akan belanjakan untuk kebutuhan usaha saya. Jazakumullah khoiron katsiro kepada para donatur semoga kelak masuk Surga bersama Nabi sedekat dua jari, amiin,” ucap Dhika. Di Toko alat rumah tangga, Dhika membeli alat-alat seperti, kursi pelanggan, kompor, tempat penggorengan, botol saos, pisau, capit goreng, bok kontainer dan lainnya. InsyaAllah ia verencana membuka usaha street food berupa jajanan Kebab makanan khas Turkey. Selebihnya akan membeli gerobak, kompor pemanggang daging, dan bahan baku dagangannya. Membayar sewa lapak dan penerangan serta biaya berlatih. Sebagian dana ia serahkan kepada sang Bunda untuk membeli kebutuhan dapur dan simpanan.

Apriliyano Sudah Sehat, Relawan Ulurtangan Ajak Belanja Alat Sekolah

SUKOHARJO (Ulur tangan.com) – Ries Apriliyano, santri TPQ yang kecelakaan saat hendak belajar mengaji kini telah pulih seperti sediakala. Operasi patah hidung sudah membaik dan bisa beraktifitas kembali, belajar ke sekolah dan pergi ke Masjid. Relawan Ulurtangan berkesempatan menyalurkan bantuan biaya pengobatan ke rumahnya, Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (25/6/2024). Hasil donasi Yayasan Uluran Tangan Indonesia kepada Apriliyano diterima langsung oleh ibu Etik, yang single parent bekerja di sebuah warung makan belum lama ini. Ia mengaku senang atas bantuan yang diterima dari para donatur Ulurtangan karena telah peduli dengan kondisi nasibnya yang sedang berjuang untuk mencukupi kebutuhan ekonominya. “Saya mengucapkan banyak Terima kasih kepada seluruh donatur dari Ulurtangan, karena telah memberikan donasinya untuk anak saya. Dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah dan dilipatgandakan serta diberi rezeki yang melimpah oleh Allah subhanahu wata’ala. Anak saya juga sudah beraktivitas kembalikembali, TPA kembali setiap Senin, Rabu dan Jum’at. Sekali lagi Terima kasih yang sebanyak-banyaknya, amiin,” tutur Ibu Etik. Pada kesempatan tersebut, Relawan Ulurtangan juga mengajak Apriliyano membeli perlengkapan sekolah karena sedang libur panjang sekolah. Ternyata ia sangat mendambakan buku, pensil warna, penggaris dan tas sekolah. Melihat senyum Apriliyano seakan terbalas lunas hajat Relawan membantu santri yang gigih belajar mengaji ini.

Ulurtangan Salurkan Sisa Donasi Biaya Berobat Dini

SUKOHARJO (Ulurtangan.com) – Hanya butuh waktu 1,5 bulan masa penyembuhan Dini Zahrotun Naim (18), santriwati Ponpes Tahfiz di Sukoharjo yang bulan Januari lalu mengalami kecelakaan jatuh dari lantai dua sehingga tulang belakangnya hampir patah. Relawan Ulurtangan telah menyalurkan sisa donasi yang diterima orang tua Dini, Selasa (21/5/2024). Umi Isna, ibunda Dini mengucapkan terima kasihnya kepada donatur Ulurtangan yang telah meringankan beban biaya berobat dan Relawan yang telah membantu mengantarkannya ke Banyumas untuk tindakan sigap penanganan patah tulang yang dideritanya Dini. “Jazakumullah khoiron kepada seluruh donatur yang telah membantu pengobatan mbak Dini. Dan alhamdulillah sekarang mbak Dini telah sembuh kembali seperti sedia kala dan kembali bersekolah di pondok.” ucap Umi Isna. Sementara itu, Ustadzah Nurul Latifah pengampu Pondok Pesantren tempat Dini belajar turut mengucapkan terima kasih kepada Ulurtangan atas perhatian yang banyak mulai dari evakuasi hingga memberikan sisa donasi biaya berobat. “Saya mewakili Pondok Pesantren mengucapkan jazakumullah khoiron kepada donatur yang mana sekarang mbak Dini sudah bisa kembali beraktifitas di Pondok. Dan hanya membutuhkan waktu satu bulan setengah untuk bisa kembali beraktifitas di Pondok pesantren,” tutur Ustadzah Nula. TAK JADI OPERASI, TULANG BELAKANG DINI CUKUP DI GIPS Alhamdulillah, tindakan Dini di Rumah Sakit Sarana Medika Banyumas tidak sampai operasi. Oleh dokter ahli tulang, kondisi tulang belakang Dini cukup di gips melingkar seluruh tubuh saja. Hanya membutuhkan waktu yang pendek, 1,5 bulan Dini sudah pulih sehat seperti sedia kala. Tak pernah dibayangkan jika saja harus ditangani tindakan operasi, justru akan berefek lumpuh dan penyembuhannya membutuhkan waktu bertahun-tahun. Kecemasan orang tua Dini sudah dirasakan saat awal kejadian dan dibawa ke RS Bung Karno Solo. Pihak nya tak mampu menangani dan dirujuk ke RS Ortopedi. Alhamdulillah sebelum dievakuasi ke RS Ortopedi, Relawan Ulurtangan langsung membawa ke Banyumas. Semoga Dini tetap sehat dan mudah dalam belajar di Pesantren. Hari-hari nya dihiasi dengan bacaan hafalan Qur’an, semoga menjadi wasilah para donatur yang telah membantunya hingga kembali sedia kala menjadi pahala kebaikan kelak di akherat.

Ulurtangan Lunasi SPP Yatim Piatu Yusuf Bulan Maret – April 2024

SUKOHARJO (Ulurtangan.com) – Alhamdulillah, masa pulang pondok telah usai, Yatim piatu Yusuf Cahyatri Nabil juga sudah kembali aktifitas di PPTQ ISKA, mayang, Gatak, Sukoharjo. Meski tak memiliki orang tua lagi, Yusuf saat Lebaran juga bisa bersilaturrahmi ke keluarga almarhum orang tuanya. “Kemarin saat liburan pulang Pondok, saya main ke Jogja, Klaten, ke Brebes dan sekitar rumah embah di Boyolali.” ucap Yusuf pada Relawan Ulurtangan. Mendekati masa ujian ini, Yusuf masih memfasihkan hafalan 5 juz yakni mulai Juz 30, 1, 2, 3, dan juz 4. Untuk bisa mutqin memang tidak mudah, hafalan perlembar harus benar-benar mengerti bahkan letak nomornya ayat dan halaman juga harus dihafalkan. Relawan Ulurtangan yang berjumpa dengan Yusuf mengaku bangga dengan prestasi Yusuf yang bisa mengikuti target hafalan dari Pesantren. Semoga ingin menjadi amal jariyah dan bisa memberikan wasilah dilancarkannya hajat para donatur yang telah membantu Yatim Yusuf.

Aditya Ucapkan Selamat Lebaran, Ulurtangan Tunaikan Biaya Asrama

YOGYAKARTA (Ulurtangan.com) – “Alhamdulillah saya mengucapkan selamat Hari Lebaran, minal aidzin walfa idzin mohon maaf lahir batin. Taqoballahuminna waminkum. Semoga para donatur diberi kesehatan, ditambah rezekinya dan kelak masuk Surga bersama Nabi sedekat dia jari,” ucap Aditya Kurniawan, santri yatim tunanetra yang bersekolah di Yaketunis, Yogyakarta, Sabtu (27/4/2024). InsyaAllah Aditya usai bulan Syawal ini akan menghadapi ujian kelulusan di tingkat sekolah dasar. Nantinya tingkat SMP atau Madrasah Tsanawiyah masih ada di komplek asrama Yaketunis. Penuturan Ibu asrama, Aminatun mengatakan bahwa secara persiapan dan kesiapan Aditya sangat membanggakan. “Kalau anaknya ini saya menilai sangat mampu mengikuti kegiatan belajar. InsyaAllah menghadapi ujian bisa selesai dengan baik. Adit itu juga nurut dan suka bertanya ini itu,” tutur Aminatun pada Relawan Ulurtangan. Relawan Ulurtangan pada kesempatan tersebut melunasi biaya asrama Aditya untuk bulan Maret 2024. Ia juga memberikan uang saku untuk kebutuhan anaknya tim tunanetra ini.

Tebar Ifthar : 10 Terakhir Ramadhan, Ulur Tangan Berbagi Kebahagian Kepada Santri Penghafal Al Quran

BEKASI (ulurtangan.com)- Masuk di sepuluh terakhir ramadhan tahun ini, Yayasan Indonesia Uluran Tangan terus menebar berbagi kebahagian kepada sesama. Melalui Program Tebar Ifthar, Ulur Tangan berbagi paket menu Ifthar dan menu Makan kepada santri Yatim dan dhuafa Penghafal Al-Quran di Pondok Pesantren Taman Qurani Alamanda Bekasi pada Jumat (05/04/2024). Program Tebar Ifthar ini merupakan bagian dari syiar Islam, dengan memberi kebahagian kepada sesama, terlebih di bulan ramadhan ini dengan memberi makan untuk berbuka puasa kepada orang lain yang InsyaAllah kita harapkan akan di ganti dengan Shaum satu hari penuh oleh Allah. Tak lupa kami ucapkan Jazakumullah kepada para donatur Yayasan Indonesia Uluran Tangan berkat Infaq Sedekahnya sehingga program tebar ifthar ini terus berjalan selama bulan Ramadhan. Kami masih ,membuka donasi bagi para donatur , kaum muslimin yang ingin berbagi kepada sesama melalu program tebar ifthar melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan.

Ulurtangan Salurkan Bantuan Anak Yatim Fayyat, Kaki Palsu Dan Rumah Baru Bersama 3 Kakaknya

BANYUMAS (Ulurtangan.com)- Sudah 2 bulan pasca kecelakaan maut yang viral di wilayah Banyumas, Muhammad Zulfadli Fayyat (8) kini tak punya kaki kanan. Berkat kepedulian para donatur dan kaum muslimin, anak yatim piatu asal Majenang ini sudah bisa memakai kaki palsu untuk membantu memudahkan ia berjalan normal kembali. Selain itu, Fayyat bersama ke 3 kakaknya kini pindah rumah dan tinggal di dekat Pesantren Al Itiba’ Sumpiuh, Banyumas. Rumah sederhana ini juga hasil dari donasi kaum muslimin dan juga sisa asuransi jasa raharja. Mereka tinggal didekat Pesantren agar memudahkan kakak Fayyat memantau dan mendampingi kebutuhannya, karena mereka punya aktifitas membantu mengurusi Pesantren. Relawan Ulurtangan pada kesempatan ini menyerahkan bantuan uang sebesar 5 juta rupiah untuk kebutuhan Fayyat yang rencananya tahun ini akan bersekolah di Madrasah Ibtida’iyah setempat. Mewakili keluarga yatim Fayyat, Zulfa kakak tertua mengucapkan terima kasih kepada para donatur. “Saya mewakili keluarga yatim adik saya Fayyat, mengucapkan terimakasih, jazakumullahu khoiron kepada para donatur yang telah membantu kami. Semoga Allah melimpahkan rezeki dan memudahkan kalian untuk terus berbuat baik hingga Allah masukkan ke Jannahnya,” ucap Zulfa kakak tertua Fayyat, Jumat (22/4/2024). Mari terus bantu anak yatim yang telah di santuni oleh Yayasan Uluran Tangan Indonesia. Meringankan beban mereka adalah tanggung jawab kita bersama, karena mereka berjuang tanpa kehadiran orang tua terlebih Bapak yang menjadi tulang punggung keluarga. Kepedulian yang kita ulurkan kepada anak yatim akan membuka peluang masuk surga bersama Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam sedekat dua jari, sesuai dengan sabdanya: أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ، يُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ “Aku dan pengasuh anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini.” Rasulullah bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya (HR Bukhari).

Arga, Bayi Sakit Perut Membesar Wafat, Ulurtangan Salurkan Sisa Donasi

YOGYAKARTA (ulurtangan.com) – Innalillahi, Arga Muhammad Akbar (2) menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) Sarjito Yogyakarta. Relawan Ulurtangan menghadiri takziyah di rumahnya di Desa Ngaren, Pedan, Klaten, sekaligus menyerahkan donasi terakhir untuk keluarga, Ahad, (7/1/2024). Relawan mendapatkan kabar bahwa Bayi Arga meninggal pada hari Sabtu tanggal 6 Januari 2024 oleh Bapaknya, Misran. Kondisi yang terus memburuk menjadi penyebab Arga tak mampu bertahan dalam berjuang melawan sakit sirosis (hati). Albumin yang dihasilkan tubuh sudah tak mampu diproduksi, sehingga menyebar ke organ lain yang menyebabkan semakin parah kondisi Arga. “Kemarin donasi dari Ulurtangan kami tawarkan ke pihak rumah sakit untuk membeli albumin yang katanya anak saya kekurangan. Tapi ya sekarang anak saya sudah tidak merasakan sakit lagi. Sudah ditempat yang baik,” kata Misran. Upacara pemakaman Arga nampaknya dipercepat. Jenazah yang dibawa dari RS Sarjito Yogyakarta langsung menuju rumah duka di Desa Ngaren sampai pukul 19.00 malam. Mengingat musim hujan, namun malam itu sudah reda, jenazah Arga langsung dimakamkan di pemakaman Desa setempat. Esok harinya Relawan Ulurtangan baru bisa bertakziyah dan menyempatkan ke pemakaman Arga. Di temani Bapak Misran dan keluarga, Relawan juga menyerahkan sisa donasi terakhir. “Terima kasih ya pak, kami sudah dibantu banyak sekali. Semoga para donatur Ulurtangan mendapatkan ganti rezeki yang lebih banyak, dan Allah balas kebaikannya. Saya tidak bisa membalasnya hanya bisa mendoakan,” tutur Misran.

Ulurtangan Ajak Yatim Bayu Beli Alat Sekolah, Santunan Diterima Sang Ibu

SUKOHARJO (ulurtangan.com)- Anak yatim Rafli Bayu Aryanto (12) asal Weru, Sukoharjo, diajak Relawan Ulurtangan belanja perlengkapan sekolah. Putra ke 2 ibu Wiyati (44) yang cacat kaki ini menampakkan kegembiraannya saat menuju Toko Alat tulis dan sekolah, Rabu (13/3/2024). Memasukki Toko yang sederhana namun komplit dagangannya ini, Bayu langsung memilih Tas sekolah, sepatu, kaos kaki, buku tulis, bolpoin dan penggaris. Selama ini, Bayu memang menggunakan tas sekolah lama karena Ibunya belum punya uang. InsyaAllah tahun depan saat memasuki Sekolah SMP (Sekolah Menengah Tingkat Pertama) Bayu sudah punya peralatan baru. “Terima kasih kepada Relawan dan donatur Ulurtangan yang telah membelikan saya peralatan sekolah. Semoga kebaikannya dibalas oleh Allah, amin.” ujar Bayu. Ibu Wiyati turut mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian donatur Ulurtangan kepada anak yatimnya. Mengingat ekonomi keluarga serba kekurangan, ia berniat akan merantau ke Jakarta untuk bekerja demi sekolah Bayu dan kebutuhan kakaknya. Tak lupa Relawan Ulurtangan juga menyerahkan uang santunan untuk keluarga yatim Bayu untuk menyambung kebutuhan hidup. Donasi tahap pertama ini diterima langsung oleh Ibu Wiyati.

Ulurtangan Kunjungi Aditya Yatim Tunanetra, Lunasi SPP Asrama Yaketunis Yogyakarta

YOGYAKARTA (ulurtangan.com)- Alhamdulillah, Relawan ulurtangan mengunjungi yatim tunanetra, Aditya Kurniawan di Yaketunis Yogyakarta. Selain melunasi biaya SPP asrama bulan Pebruari 2024, Relawan juga memberikan motivasi agar ia terus semangat meski dengan keterbatasan fisik. Pada kesempatan tersebut, Aditya dan teman-teman SLB Yaketunis sedang mendapatkan kunjungan dari TKIT Muad Bin Jabal Yogyakarta. Sambutan meriah ditampilkan oleh teman-teman Aditya sesama penyandang tunanetra. Mulai dari MC, pemain keyboard piano, dan menyanyi adalah santri tunanetra Yaketunis. Penanggungjawab asrama, Ibu Aminatun mengatakan bahwa kegiatan seperti itu di Yaketunis hampir sepekan sekali selalu ada. Hal ini selain menjadi penyemangat penghuni asrama Yaketunis juga bisa menjadi motivasi para santri atau tamu yang berkunjung. “Pekan kemarin ada 2 yang berkunjung kesini mas, dari MTS dan perusahaan yang datang dari berbagai perwakilan cabangnya. Kalau kesini sering gelar baksos, menyantuni anak-anak ini. Kebetulan ini dari TKIT juga berkunjung disini,” ujarnya, Selasa (5/3/2024). Perkembangan Aditya di Asrama Yaketunis Yogyakarta sangat bagus. Ibu Aminatun mengapresiasi kemampuan belajar dan daya tangkap Aditya selama tinggal di asrama. Hampir kegiatan yang bersifat mandiri pun bisa dilakukan tanpa merepotkan teman lainnya. “Alhamdulillah anak ini lumayan cerdas dan bisa mandiri. Urusan mencuci pakaian juga sudah mampu sendiri, tapi kalau yang pakaian seragam saya sarankan untuk di loundry. Tentang perkembangan pembelajaran Adit itu termasuk kritis, selalu berani tanya dan kalau ada apa-apa gitu nanyanya panjang dan selalu pingin mendapatkan penjelasan,” imbuhnya.