Ulurtangan Salurkan Bantuan Anak Yatim Fayyat, Kaki Palsu Dan Rumah Baru Bersama 3 Kakaknya

BANYUMAS (Ulurtangan.com)- Sudah 2 bulan pasca kecelakaan maut yang viral di wilayah Banyumas, Muhammad Zulfadli Fayyat (8) kini tak punya kaki kanan. Berkat kepedulian para donatur dan kaum muslimin, anak yatim piatu asal Majenang ini sudah bisa memakai kaki palsu untuk membantu memudahkan ia berjalan normal kembali. Selain itu, Fayyat bersama ke 3 kakaknya kini pindah rumah dan tinggal di dekat Pesantren Al Itiba’ Sumpiuh, Banyumas. Rumah sederhana ini juga hasil dari donasi kaum muslimin dan juga sisa asuransi jasa raharja. Mereka tinggal didekat Pesantren agar memudahkan kakak Fayyat memantau dan mendampingi kebutuhannya, karena mereka punya aktifitas membantu mengurusi Pesantren. Relawan Ulurtangan pada kesempatan ini menyerahkan bantuan uang sebesar 5 juta rupiah untuk kebutuhan Fayyat yang rencananya tahun ini akan bersekolah di Madrasah Ibtida’iyah setempat. Mewakili keluarga yatim Fayyat, Zulfa kakak tertua mengucapkan terima kasih kepada para donatur. “Saya mewakili keluarga yatim adik saya Fayyat, mengucapkan terimakasih, jazakumullahu khoiron kepada para donatur yang telah membantu kami. Semoga Allah melimpahkan rezeki dan memudahkan kalian untuk terus berbuat baik hingga Allah masukkan ke Jannahnya,” ucap Zulfa kakak tertua Fayyat, Jumat (22/4/2024). Mari terus bantu anak yatim yang telah di santuni oleh Yayasan Uluran Tangan Indonesia. Meringankan beban mereka adalah tanggung jawab kita bersama, karena mereka berjuang tanpa kehadiran orang tua terlebih Bapak yang menjadi tulang punggung keluarga. Kepedulian yang kita ulurkan kepada anak yatim akan membuka peluang masuk surga bersama Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam sedekat dua jari, sesuai dengan sabdanya: أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ، يُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ “Aku dan pengasuh anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini.” Rasulullah bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya (HR Bukhari).

Ulurtangan Salurkan Bantuan Biaya Cabut Pen Ibu Wasilah

PURWOKERTO (Ulurtangan.com) – Menjelang magrib usai takziyah di Majenang, Relawan Ulurtangan menunaikan amanah donatur dan orang-orang baik membantu Ibu Wasilah, istri buruh kayu yang butuh biaya cabut pen kaki, sebab kecelakaan 3 tahun lalu, Jumat (2/2/2024). Sebelumnya, Relawan Ulurtangan mengantar dan mencover kebutuhan operasi pengambilan pen tersebut di Rumah Sakit (RS) Islam Purwokerto pada Selasa (28/11/2023). Tindakan angkat pen telah berhasil dilakukan dan kini kondisi Ibu Wasilah sudah membaik dan kembali beraktifitas. “Alhamdulillah mas, sudah enak, nyaman dan bisa kerja lagi. Lha wong kerjaannya ya gini-gini aja, tapi memang karena rumah di pinggir kali naik turun harus hati-hati betul. Malem tidak ngilu lagi bisa beribadah tenang sudah tidak sakit,” Relawan Ulurtangan menyerahkan sisa donasi kepada Ibu Wasilah yang diterima langsung bersama sang suami di rumah mereka di Cilongok, Purwokerto. Usia waktu Isya, Relawan Ulurtangan kemudian meminta ijin pamit untuk meneruskan kegiatan sosial kemanusiaan selanjutnya.

Ulurtangan Salurkan Bantuan Untuk Arga, Begini Kondisinya

YOGYAKARTA (ulurtangan.com) – Sudah hampir 2 bulan Arga Muhammad Akbar (2) tergolek di Rumah Sakit (RS) Sarjito Yogyakarta untuk penyembuhan sakit perut membesar. Relawan Ulurtangan membesuk dan memberikan bantuan untuk kebutuhan pengobatan Arga yang diterima langsung oleh Ayah dan Ibunya di ruang bangsal, Jumat (29/12/2023). Sebelumnya Misran, ayah Arga memberitahukan bahwa kondisi anaknya perlahan-lahan menurun meski perut yang dulunya membuncit kini sudah berangsur mengecil. Tubuhnya sekarang berkurang drastis, kaki tangannya terlihat kurus dan tak mampu untuk duduk. Kata dia, bekas suntikan infus di kaki juga tampak luka infeksi. “Selang diperut yang mengeluarkan cairan di perut masih keluar, kata dokter paru-paru dan ginjal tidak membaik. Dan juga kakinya sampai infeksi karena jarum infusinfus dan terus menghitam. Dan mulutnya itu kayak sariawan tapi udah dia minggu nggak sembuh-sembuh.” tutur Misran. Ia melanjutkan bahwa anak keduanya tersebut membutuhkan obat-obatan yang tidak ditanggung asuransi BPJS. Hasil laborat menunjukkan fungsi hati pada albumin menurun drastis. Sedang angka Hemostasis (mekanisme alami dari tubuh untuk menghentikan kehilangan darah yang berlebihan) banyak diatas batas normal. Misran sempat meminta anaknya untuk dibawa pulang jika memang beban asuransi BPJS sudah melebihi batas. Namun ungkap dia, pihak RS tidak memperkenankan mengingat kondisi Arga belum stabil. Hanya doa dan bantuan yang ia butuhkan saat ini karena ia sendiri sudah tidak bekerja mengurus kayunya. “Terima kasih kepada Yayasan Ulurtangan yang sudah membantu keluarga kami. Dan minta doanya (kepada para donatur) agar anak saya segera sembuh dan kembali normal seperti semula,” ungkapnya. Mari bantu Arga agar bisa kembali sembuh sediakala. Setiap bantuan doa dan dukungan yang Anda berikan, besar maupun kecil tentunya akan sangat berarti bagi keluarga Arga yang sedang terhimpit biaya berobat. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ “Barangsiapa meringankan sebuah kesusahan (kesedihan) seorang mukmin di dunia, Allah akan meringankan kesusahannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan urusan seseorang yang dalam keadaan sulit, Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutup ‘aib seseorang, Allah pun akan menutupi ‘aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebtu menolong saudaranya.” (HR. Muslim no.2699).