Bantuan Tahap Ketiga untuk Ustadz Abdul Latif, Menjaga Harapan Seorang Guru Ngaji di Tengah Perjuangan Melawan Penyakit Keras

Bantuan Tahap Ketiga untuk Ustadz Abdul Latif, Menjaga Harapan Seorang Guru Ngaji di Tengah Perjuangan Melawan Penyakit Keras BANDUNG, (Ulurtangan.com) – Di balik setiap ilmu Al-Qur’an yang diajarkan, ada pengorbanan seorang guru yang mengabdikan hidupnya untuk membimbing umat. Ketika sosok yang selama ini menguatkan orang lain justru diuji dengan penyakit yang berat, sudah sepatutnya kita hadir membersamai perjuangannya dengan doa dan kepedulian. Alhamdulillah, pada 12 Juli 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali menyalurkan bantuan pengobatan tahap ketiga kepada Ustadz Abdul Latif, seorang guru ngaji sekaligus pengajar di sekolah swasta yang saat ini masih berjuang melawan tumor ganas di lengan kirinya. Berkat amanah dari para sahabat kebaikan, bantuan tunai sebesar Rp500.000 kembali disalurkan sebagai bentuk dukungan agar beliau tetap memiliki semangat menjalani proses pengobatan dan pemulihan. Perjuangan Ustadz Abdul Latif belum berakhir. Setelah sebelumnya menjalani perawatan di Tasikmalaya, kini beliau harus dirujuk ke RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Karena lokasi rumah beliau berada di Tasikmalaya, selama menjalani pengobatan beliau sementara tinggal di sebuah rumah singgah di Kota Bandung agar lebih mudah menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara berkala. Kondisi tersebut tentu menjadi ujian yang tidak ringan. Selain harus berjuang melawan rasa sakit akibat tumor yang terus berkembang, beliau juga harus menjalani kehidupan jauh dari rumah demi mendapatkan penanganan terbaik. Dahulu, Ustadz Abdul Latif dikenal sebagai sosok yang aktif mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dan masyarakat sekitar. Beliau juga mengabdikan diri sebagai pengajar di sekolah swasta serta menjadi tempat masyarakat bertanya mengenai ilmu agama. Namun sejak penyakitnya semakin memburuk, seluruh aktivitas dakwah dan mengajar terpaksa berhenti. Hari-harinya kini lebih banyak dihabiskan untuk menjalani pengobatan sambil menahan rasa nyeri yang sering datang, terutama saat malam hari. Sebelumnya, Yayasan Indonesia Uluran Tangan telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp300.000, kemudian bantuan tahap kedua sebesar Rp500.000. Alhamdulillah, pada kesempatan ini kembali disalurkan bantuan tahap ketiga sebesar Rp500.000 sebagai bentuk keberlanjutan dukungan dari para donatur. Meski nominal tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengobatan yang harus dijalani, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan biaya hidup selama berada di Bandung serta kebutuhan pengobatan yang masih terus berlangsung. Saat menjenguk beliau di rumah singgah, kami melihat semangat yang tetap terjaga meski tubuhnya semakin lemah. Di tengah ujian yang berat, beliau tetap menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan doa dari banyak orang. Bagi kami para  relawan, pertemuan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan seorang guru ngaji tidak berhenti ketika beliau tidak lagi mampu mengajar. Justru pada saat seperti inilah, kita memiliki kesempatan untuk membalas jasa orang-orang yang selama ini mengajarkan Al-Qur’an kepada umat. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6) Rasulullah SAW juga bersabda: “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Ayat dan hadits tersebut mengajarkan bahwa setiap ujian akan selalu disertai pertolongan Allah SWT, dan salah satu jalan hadirnya pertolongan itu adalah melalui kepedulian dari sesama. Alhamdulillah, bantuan tahap ketiga sebesar Rp500.000 telah tersampaikan kepada Ustadz Abdul Latif. Dengan demikian, total bantuan yang telah disalurkan melalui para sahabat kebaikan mencapai Rp1.300.000, terdiri dari bantuan tahap pertama sebesar Rp300.000, tahap kedua Rp500.000, dan tahap ketiga Rp500.000. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani pengobatan di Bandung serta menjadi penyemangat bagi beliau untuk terus berikhtiar dan bersabar menghadapi ujian yang sedang Allah SWT berikan. Semoga Allah SWT mengangkat penyakit beliau, memberikan kesembuhan terbaik, dan mengembalikan beliau agar dapat kembali mengajar serta menyebarkan ilmu Al-Qur’an kepada masyarakat. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang terus membersamai perjuangan Ustadz Abdul Latif melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap rupiah yang disedekahkan, setiap doa yang dipanjatkan, dan setiap bentuk kepedulian yang diberikan telah menjadi penguat bagi seorang guru ngaji yang sedang berjuang melawan penyakit. Mari terus hadir untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama para guru ngaji, lansia dhuafa, dan pejuang kesembuhan yang sedang diuji oleh Allah SWT. Semoga setiap amal yang kita titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menghadirkan keberkahan di dunia, dan menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah 📡 Saluran Whatsapp 🖥️ Facebook 📷 Instagram 💽 Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:╰┈➤ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 https://youtube.com/shorts/Xdms6MNTPSE?si=ccJ–EIrEmapgZhc

Dukungan untuk Ustadz Abdul Latif, Bantuan Tahap Kedua Hadir Menguatkan Perjuangan Seorang Guru Ngaji Melawan Penyakit

Dukungan untuk Ustadz Abdul Latif, Bantuan Tahap Kedua Hadir Menguatkan Perjuangan Seorang Guru Ngaji Melawan Penyakit Tasikmalaya, (Ulurtangan.com) – Di balik setiap ayat Al-Qur’an yang diajarkan, ada perjuangan seorang guru yang dengan ikhlas mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan umat. Namun, tidak semua pejuang dakwah menjalani hari-hari yang mudah. Sebagian dari mereka harus menghadapi ujian berat yang menguras tenaga, harta, bahkan kesehatan. Alhamdulillah, pada 20 Mei 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan kembali menyalurkan bantuan tahap kedua kepada Ustadz Abdul Latif, seorang guru ngaji dan pengajar di sekolah swasta yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit tumor pada lengan kirinya. Sebelumnya, melalui kunjungan pertama, amanah para donatur telah disalurkan berupa bantuan awal sebesar Rp300.000 untuk membantu kebutuhan mendesak beliau. Pada kesempatan kali ini, berkat kepedulian para sahabat kebaikan, kembali disalurkan bantuan tahap kedua sebesar Rp500.000 sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani pengobatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perjalanan menuju kediaman Ustadz Abdul Latif kembali mengingatkan kami bahwa di luar sana masih banyak pejuang agama yang membutuhkan uluran tangan. Dahulu, Ustadz Abdul Latif dikenal sebagai sosok yang aktif mengajar Al-Qur’an di lingkungan masyarakat. Beliau juga mengabdikan diri sebagai guru di sebuah sekolah swasta dan menjadi tempat masyarakat belajar agama serta meminta nasihat. Kehadirannya selalu dinantikan oleh para santri dan warga sekitar. Namun ujian Allah datang menghampiri. Tumor yang tumbuh pada lengan kirinya semakin membesar hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi kesehatannya terus menurun, membuat beliau tidak lagi mampu berdiri lama, apalagi mengajar sebagaimana dahulu. Kini sebagian besar waktunya dihabiskan di atas tempat tidur. Ketika malam tiba, rasa nyeri yang datang semakin hebat sehingga membuat beliau sulit beristirahat. Meski demikian, beliau tetap berusaha bersabar dan terus berharap kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan. Pada kunjungan sebelumnya, kami telah menyalurkan bantuan awal sebesar Rp300.000. Alhamdulillah, pada penyaluran kali ini kami kembali membawa amanah para donatur berupa bantuan tunai tahap kedua sebesar Rp500.000. Meski nilainya tidak seberapa dibandingkan kebutuhan pengobatan yang harus dijalani, kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban beliau dan keluarganya. Saat menyerahkan bantuan, kami melihat senyum haru yang terpancar dari wajah Ustadz Abdul Latif dan keluarganya. Di tengah ujian yang begitu berat, perhatian dari para donatur menjadi penguat bahwa masih banyak saudara seiman yang peduli terhadap perjuangan beliau. Bagi kami para relawan, kunjungan ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa orang-orang yang selama ini mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat juga membutuhkan perhatian dan dukungan ketika sedang diuji oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah hanya akan menyempurnakan pahala orang-orang yang sabar tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10) Rasulullah SAW juga bersabda: “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Ayat dan hadits tersebut mengajarkan bahwa kesabaran dalam menghadapi ujian dan kepedulian terhadap sesama merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Alhamdulillah, bantuan tahap kedua sebesar Rp500.000 telah diterima oleh Ustadz Abdul Latif sebagai lanjutan dari bantuan awal sebesar Rp300.000 yang sebelumnya telah disalurkan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pengobatan dan kebutuhan sehari-hari beliau selama menjalani masa pemulihan. Lebih dari itu, kami berharap kepedulian dari para donatur dapat menjadi penguat semangat bagi Ustadz Abdul Latif agar tetap tabah menghadapi ujian yang sedang Allah SWT berikan. InsyaAllah, doa dan dukungan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan ikhtiar beliau menuju kesembuhan.Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mempercayakan amanahnya melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap bantuan yang diberikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi seorang guru ngaji yang selama ini mengabdikan hidupnya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada umat. Mari terus bersama menghadirkan manfaat bagi para guru ngaji, lansia dhuafa, serta saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Semoga setiap sedekah yang kita titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, mendatangkan keberkahan rezeki, kesehatan, dan menjadi pemberat timbangan amal di sisi Allah SWT. Semoga Allah SWT mengangkat penyakit Ustadz Abdul Latif, memberikan kesembuhan terbaik, serta membalas seluruh kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah 📡 Saluran Whatsapp 🖥️ Facebook 📷 Instagram 💽 Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:╰┈➤ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70

Bantuan Awal untuk Pengobatan Penderita Tunanetra di Bantar Gebang, Menguatkan Harapan di Tengah Keterbatasan

Bantuan Awal untuk Pengobatan Penderita Tunanetra di Bantar Gebang, Menguatkan Harapan di Tengah Keterbatasan BEKASI, (Ulurtangan.com) – Tidak semua perjuangan terlihat oleh mata. Di balik langkah yang tertatih dan keterbatasan yang dihadapi setiap hari, ada sosok-sosok tangguh yang tetap berusaha menjalankan tanggung jawabnya demi keluarga tercinta. Alhamdulillah, pada 9 Juni 2026, Yayasan Indonesia Uluran Tangan menyalurkan bantuan pengobatan kepada Bapak Ihsan Bishri Latifa, seorang penyandang disabilitas tunanetra yang tinggal di wilayah Bantar Gebang. Sebelum bantuan disalurkan, tim relawan terlebih dahulu melakukan survei dan wawancara langsung untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Langkah ini dilakukan agar amanah dari para donatur dapat tersampaikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Saat berkunjung ke kediaman Bapak Ihsan, kami melihat secara langsung bagaimana beliau menjalani kehidupan dalam keterbatasan. Meski mengalami gangguan penglihatan, beliau tetap berusaha menjadi tulang punggung keluarga. Dalam kesehariannya, Bapak Ihsan bekerja sebagai terapis pijat tunanetra. Namun seiring perkembangan teknologi dan perubahan pola masyarakat, jumlah pelanggan yang datang semakin berkurang. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, beliau kini juga mengamen dengan penghasilan yang tidak menentu, rata-rata sekitar Rp50.000 per hari. Perjuangan tersebut tidaklah mudah. Karena keterbatasan penglihatannya, beliau kerap mengalami kesulitan saat beraktivitas di jalan. Bahkan belum lama ini, beliau terjatuh ketika mengamen hingga menyebabkan tangannya mengalami patah tulang dan membutuhkan terapi lanjutan. Namun karena keterbatasan biaya, pengobatan tersebut belum dapat dijalani secara maksimal. Beliau juga memiliki tanggung jawab besar untuk merawat ibundanya yang telah berusia sekitar 70 tahun dan sering mengalami sakit akibat pengapuran pada bagian pinggang. Selain itu, ada putra tercintanya yang kini berusia 4 tahun dan akan segera memasuki jenjang pendidikan taman kanak-kanak (TK). Salah satu kisah yang menyentuh hati kami adalah ketika beliau menceritakan pernah mencoba berjualan kerupuk untuk menambah penghasilan. Namun karena kesulitan melihat, beliau beberapa kali mengalami kerugian saat bertransaksi dan tidak menyadari uang yang diterimanya tidak sesuai dengan harga barang yang dijual. Setelah melakukan asesmen dan melihat kondisi secara langsung, tim relawan kemudian menyerahkan bantuan uang tunai yang insyaAllah dapat membantu meringankan kebutuhan pengobatan dan kebutuhan dasar keluarga. Dengan penuh haru, Bapak Ihsan menyampaikan rasa syukurnya kepada para donatur dan relawan. “Saya penyandang disabilitas mengucapkan terima kasih banyak kepada keluarga besar Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan yayasan, donatur, pengurus, dan seluruh relawan, Allah SWT gantikan dengan pahala yang berlipat-lipat ganda. Semoga seluruh niat, tujuan, dan visi misinya tercapai. Sehat selalu dan maju. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.” Selain menyampaikan rasa terima kasih, beliau juga menitipkan harapan kepada para dermawan. “Kepada bapak dan ibu donatur serta para dermawan, semoga Allah SWT memberkahi semuanya. Saya Ihsan Bishri Latifa, seorang penyandang disabilitas tunanetra yang menjadi tulang punggung keluarga. Saya bertanggung jawab untuk kebutuhan ibu saya yang sudah berusia 70 tahun dan sering sakit karena pengapuran, serta putra saya yang berusia 4 tahun yang sebentar lagi masuk TK. Saat ini saya juga membutuhkan bantuan untuk pengobatan tangan saya yang patah akibat terjatuh saat mengamen, pengobatan ibu saya, dan kebutuhan pendidikan anak saya. Mudah-mudahan Allah membalas segala kebaikan bapak dan ibu semua.” Mendengar harapan tersebut secara langsung membuat kami semakin memahami bahwa di balik setiap bantuan yang diberikan, ada harapan besar yang sedang diperjuangkan oleh sebuah keluarga. Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadits ini menjadi pengingat bahwa setiap uluran tangan yang diberikan kepada sesama merupakan amal kebaikan yang sangat dicintai Allah SWT. Allah Ta’ala juga berfirman: “Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah: 215) Alhamdulillah, bantuan awal yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan mendesak yang sedang dihadapi oleh Bapak Ihsan dan keluarganya. Meski belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan yang ada, bantuan ini diharapkan dapat menjadi penguat langkah beliau untuk melanjutkan pengobatan serta memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Ke depan, masih terdapat kebutuhan yang memerlukan perhatian bersama, di antaranya pengobatan lanjutan untuk kondisi tangan beliau, pengobatan sang ibu yang mengalami pengapuran, serta kebutuhan pendidikan putranya yang akan memasuki sekolah. Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah kebaikannya melalui Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Melalui kisah Bapak Ihsan, kita belajar bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang berjuang dalam keterbatasan namun tetap berusaha menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesabaran dan keteguhan hati. Mari bersama-sama terus menebar kepedulian dan mendoakan agar Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, serta kemudahan rezeki bagi Bapak Ihsan dan keluarganya. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang menghadirkan keberkahan dan pahala yang terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. —– 🏩 Yayasan Indonesia Uluran TanganLayanan Umat l Donasi Dakwah l Zakat | Infaq l Shodaqoh l Sosial Fisabililllah 📡 Saluran Whatsapp 🖥️ Facebook 📷 Instagram 💽 Youtube 🌐 Info & Konfirmasi:╰┈➤ 0821.4000.4011 – 0811.50.5000.70 Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Ulurtangan.com (@ulurtangancom)