ImageKisah Haru Yusuf, Yatim Piatu Penghafal Quran Butu...
Image

Kisah Haru Yusuf, Yatim Piatu Penghafal Quran Butuh Biaya Masuk Pesantren

Rp 19.596.100 terkumpul dari Rp 20.000.000
25 Donasi sudah berakhir

BOYOLALI (Ulurtangan.com) - Sungguh pilu kisah anak yatim piatu, Yusuf Salim Cahyatri Nabil (13). Sejak usia 11 bulan, ia sudah ditinggal ibunya, Cahya Ningsih Puspitasari karena sakit tepatnya 10 Pebruari 2012. Bersama kakaknya, Rofi' Cahyatri Nabil, Yusuf tumbuh bersama ayahnya Triyanto di Kampung Gumukrejo, Teras, Boyolali.

Selama hampir 8 tahun Yusuf hidup tanpa kasih sayang seorang ibu, Qodarullahnya Allah kembali memanggil sang ayah, Triyanto karena sakit serangan jantung pada tanggal 9 November 2020. Sang kakak hatinya tergoncang, meski lebih tua 2 tahun. Namun Yusuf mampu memendam kesedihan itu.

Selama 2 tahun jadi yatim piatu, Yusuf mampu belajar mandiri. Mulai mengerjakan pekerjaan rumah, menyapu halaman, mencuci, ia kerjakan sendiri. Ia pun bertekad keras menghafal Quran dengan belajar murojaah sendiri usai pulang dari Sekolah.

"Cita-cita saya ingin menjadi Dokter dan hafal Qur'an. Saya mohon dari donatur untuk bisa jadi orang tua asuh saya karena ingin mondok di Pesantren ISKA Sukoharjo," ucap Yusuf.

Saat ini, Yusuf kelas 6 di Sekolah MI Terpadu Tahfizhul Qur'an Al-Ma'shum (MITTQUM) Solo. Selama 6 tahun digembleng, ia sudah mampu menyetorkan hafalannya sebanyak 8 Juz. Sebuah prestasi bagus yang diraih Yusuf sebagai modal utama masuk ke Pesantren.

Untuk bisa mondok ke Ponpes ISKA Sukoharjo, Yusuf membutuhkan biaya masuk 9 juta rupiah dan SPP setiap bulannya 900 ribu rupiah.

Ustadz Umar, guru Yusuf saat di Sekolah MITTQUM itu, tahu betul kondisi Yusuf. Seorang anak yatim piatu yang mandiri, suka menolong teman dan menghormati orang yang lebih tua darinya.

"Saya mengenal betul Ananda Yusuf ini sejak Sekolah di MITTQUM, karena saya dulu juga mengajar di sana. Anaknya ini luar biasa sopan santunnya kepada guru, kepada orang yang lebih tua. Dan dia ini senantiasa menjaga sholat dan murojaah hafalan Al Qurannya. Maka saya berharap ada donatur dari Ulur tangan ini menjadi orang tua asuh anak ini. Dengan begitu Allah memberikan berkah dan rahmatnya kepada panjenengan semuanya," tutur Ustadz Umar, Pimpinan Ponpes ISKA Sukoharjo.

CARA RAIH SURGA SEDEKAT 2 JARI BERSAMA NABI

Hidup tanpa ada ayah ibu, Yusuf butuh uluran tangan kaum muslimin untuk mengejar mimpi menjadi Dokter hafizh Quran. Sebesar apapun uluran tangan kita, akan memberikan semangat hidup kepada yatim piatu ini, bahwa ia masih memiliki saudara-saudara dalam iman.

Kepedulian yang kita yang diulurkan kepada anak yatim akan membuka peluang masuk surga bersama Nabi SAW sedekat dua jari, sesuai dengan sabdanya:

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ، يُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ

“Aku dan pengasuh anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini.” Rasulullah bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya (HR Bukhari).

 

Baca selengkapnya ▾

  • March, 9 2023

    Campaign is published

Yopie sofyan2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 1.500.000
Yopie sofyan2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 3.000.000
Hamba Allah2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Yopie sofyan3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 900.000
Mayjen TNI Muhammad Fadjar.3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 500.000
Bagikan melalui:
✕ Close