ImageAyah Sakit Stroke, Ibu Dilindas Mobil, Tasya Butuh...
Image

Ayah Sakit Stroke, Ibu Dilindas Mobil, Tasya Butuh Modal Usaha Untuk Hidupi Keluarga

Rp 2.201.500 terkumpul dari Rp 10.000.000
14 Donasi 2 bulan, 2 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Keterangan

KARANGANYAR (ulurtangan.com)- Namanya Tasya Nur Baiti, Gadis berusia 20 tahun ini sedang menikmati kuliah Semester 5 berbasis Boarding School di STIE Swasta Mandiri Surakarta. Namun kuliahnya terancam putus dikarenakan kedua orang tuanya sakit, dan tak ada yang menjadi tulang punggung keluarga. Satu-satunya harapan ekonomi keluarga ialah dirinya.

Tasya adalah anak tunggal pasangan Bapak Sigit Mulata dan Ibu Istaqimah. Saat ia masih kelas 5 SD, Ayahnya sudah jatuh sakit stroke. Berbagai pengobatan sudah dilakukan namun tak kunjung sembuh. Usaha warung Bakso yang digeluti Ayahnya pun kandas dan tak mampu diteruskan oleh Ibunya karena fokus merawat sang Ayah.

Setelah Ayahnya bisa bangun dan sedikit beraktifitas, sang bunda mulai berani meninggalkan Ayah Tasya untuk mencari kebutuhan ekonomi penopang keluarga. 5 tahun berlalu, Ibu Istaqimah tetap istiqomah menjadi pembantu rumah tangga di sebuah keluarga yang memiliki 4 orang anak. Selain membereskan rumah majikannya, ia juga harus antar jemput ke 4 anak majikannya tersebut ke sekolah.

Aktifitas itu digelutinya dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan makan keluarga sehari-hari dan sedikit tabungan untuk membayar kebutuhan sekolah Tasya, anak semata wayangnya.

DILINDAS MOBIL TULANG RUSUK PATAH 8 RUAS

Naas, pada awal bulan Desember 2023, saat berniat menjemput anak-anak majikannya, Ibu Istaqimah mengalami kecelakaan. Motornya jatuh diserempet mobil dan tubuhnya terpelanting bahkan terlindas roda belakang. Akibatnya, 8 ruas tulang rusuk kiri patah, tulang selangka juga patah, paru-paru juga mengalami luka dalam, karena beban mobil yang menggilas tepat didadanya. Kepala mengalami gegar otak, telinga kanan luka sobek dan hampir putus, begitu pun telinganya kiri juga luka.

5 hari di Rumah Sakit Panti Waluya tanpa sadar, terpaksa dirujuk ke RS Moewardi untuk segera dioperasi. Alhamdulillah nyawanya Ibu Istaqimah masih bisa diselamatkan meski dengan balutan perban diseluruh dada dan punggungnya.

Saya sedang perjalanan ke Sekolah untuk menjemput anak yang besar (anak majikannya). Sampai di flyover sebelum Tuguboto saya sudah tidak ingat lagi sampai mengalami kecelakaan itu tidak tahu. Yang saya ingat saya di Panti Waluyo terus dirujuk ke Moewardi karena ada perdarahan paru-paru. ujar Ibu Istaqimah.

TASYA BERUSAHA JADI TULANG PUNGGUNG KELUARGA, BUTUH MODAL USAHA

Mendengar kabar Sang Bunda mengalami kecelakaan, Tasya mengaku shok dan sedih. Sebagai anak tunggal otomatis kondisi beban berat dan tanggung jawab menjadi tanggungannya.

Kini, Tasya memiliki beban kedua orang tuanya yang sama-sama sakit. Ayahnya sedang berjuang memulihkan kesehatan akibat serangan stroke. Sekarang Ibunya dalam masa pengobatan akibat lindasan mobil yang menabraknya.

Sekarang ini enggak ada yang mencarikan nafkah. Karena kejadian ini, ibu saya nggak bisa kerja lagi. Ya saya sebagai gantinya berharap mungkin ada usaha dirumah biar bisa jaga bapak dan ibu, tutur Tasya sambil menangis.

Setiap hari, Tasya menyiapkan makan dan minum kedua orang tuanya dan bagi Ibunya ia harus menyuapi sebab belum bisa bangun dari pembaringannya. Kegiatan membersihkan rumah ia lakukan setiap hari, otomatis Tasya tak bisa kuliah asrama lagi. Impiannya saat ini hanya satu, mewujudkan usaha warung klontong di teras rumahnya agar punya masukan keuangan untuk membantu kebutuhan keluarganya.

Kepada para donatur saya mohon bantuannya untuk mewujudkan warung sembako, warung es teh agar dapat membantu perekonomian keluarga saya. Semoga jadi amal jariyah dan bermanfaat bagi semuanya, ujar Tasya.

Kondisi Ibu Tasya yang hanya bisa terbaring di tempat tidur

Ayah Tasya 11 tahun sakit Stroke

Setiap hari Tasya mengurusi segala kebutuhan kedua orang tuanya

Kabar Terbaru

Donatur (14)

Vandany Lubis.1 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.000
Cecep Naopal H, IR.2 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.300
Hamba Allah.2 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.300
Hamba Allah.2 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.300
Nu2 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 10.000

Doa-doa orang baik (2)

Hamba Allah2 bulan yang lalu
Semoga berkah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah2 bulan yang lalu
Bismillahirrahmanirrahim semoga Allah Subhana hu wataala memudahkan segala sesuatunya
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close